BPBD Solok: 25 Orang Masih Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal

BPBD Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar), meralat jumlah korban tertimbun longsoran di lokasi tambang emas ilegal adalah 22 orang

Ilustrasi Lubang Tambang [Foto: pixabay.com]

Langgam.id – Sebanyak 25 orang masih tertimbun di lokasi tambang emas yang diduga ilegal di kawasan Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar).

Sedangkan yang dinyatakan meninggal ada 15 orang. Hal ini berdasarkan data yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok.

Akses yang sulit, jauh dan medan yang berat menyulitkan tim menuju ke lokasi tambang tersebut.

“15 orang meninggal, 11 orang sudah dibawa, 4 masih di lokasi. 25 masih tertimbun, 3 orang luka-luka,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi, Jumat (27/9/2029).

Irwan mengungkapkan bahwa peristiwa longsor di lokasi tambang emas ini terjadi pada Kamis (25/9/2024) sore. Proses evakuasi dan pencarian masih berlangsung hingga siang hari ini

“Lokasi ini merupakan tambang, menurut masyarakat setempat ada potensi emas. Semacam tambang ilegal,” beber Irwan.

Baca juga: 11 Orang Tewas di Tambang Emas Diduga Ilegal di Solok

Camat Hiliran Gumanti, Zulbakti menyebutkan bahwa proses pencarian masih diupayakan dengan ekskavator.

Untuk korban yang telah dievakuasi dan selamat, terang Zulbakti, mengalami patah tulang. Mereka dibawa ke puskesmas hingga RSUD.

“Yang sudah dievakuasi dibawa ke puskesmas-puskesmas dan RSUD,” tutur Zulbakti. (SI/yki)

Baca Juga

Viral Tambang Ilegal Pakai Ekskavator di Pasaman Barat, Ini Kata ESDM Sumbar 
Viral Tambang Ilegal Pakai Ekskavator di Pasaman Barat, Ini Kata ESDM Sumbar 
Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Walhi Beri Rapor Merah Kejati Sumbar, Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Kejahatan Lingkungan
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Sungai Kampar Tercemar Diduga Akibat Tambang Emas Ilegal di Hulu Sumbar
Penemuan diduga ganja kering yang berawal dari kasus kecelakaan di Kabupaten Solok. (Dok. Polres Solok)
Nasib Apes Mahasiswa Asal Agam, Diciduk Usai Kecelakaan di Solok Ulah Diduga Bawa 5 Paket Ganja
Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Desakan Mahasiswa ke Kapolda Sumbar Irjen Djati: Berantas Tambang Ilegal hingga Mafia BBM
Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal
Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal