BPBD Cek Kerusakan Akibat Gempa Magnitudo 5,8 di Mentawai

potensi gempa, 12 kali gempa

Ilustrasi gempa.

Langgam.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai menyebut belum ada laporan kerusakan akibat dampak gempa bumi magnitudo 5,8. Getaran gempa yang juga cukup dirasakan warga Kota Padang ini terjadi pada Senin (19/10) pukul 14.31 WIB.

“Kerusakan masih di data oleh satgas di lapangan. Tapi sampai saat ini masih aman,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi dihubungi langgam.id, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Perairan Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami

Dia mengakui getaran gempa sangat dirasakan warga Kepulauan Mentawai. Namun dipastikan untuk kondisi saat ini masih aman dan warga tidak ada yang mengungsi.

“Gempa barusan sangat dirasakan, di Sikakap perkiraan skala II sampai III MII (modified mercalli intensity). Ini untuk Pagai Selatan kami masih mencari informasi, belum masuk laporan,” jelasnya

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badang Metoerologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa dengan kedalam 14 KM ini berpusat di barat daya Pulau Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Gempa dipastikan tidak berpotensi tsunami. (Irwanda/ABW)

 

Baca Juga

salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Hujan Deras, Dua Kecamatan di Tanah Datar Terdampak Banjir
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Kemenkes antisipasi kenaikanpenyakit di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumbar dengan operasi kedaruratan kesehatan.
Kemenkes Aktifkan Kedaruratan Kesehatan di Sumbar Antisipasi Penyakit Pascabencana