BPBD Agam Laporkan 29 Orang Meninggal Akibat Galodo di Salareh Aia

Tim SAR mengevakuasi korban galodo di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. IST

Tim SAR mengevakuasi korban galodo di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. IST

LANGGAM.ID– Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Agam mencatat 29 orang meninggal akibat banjir bandang atau galodo di Salareh Aia Utara, Palembayan pada Kamis kemarin (27/11/2025). 

Kepala BPBD Agam Rahmad Lasmono menyebutkan hasil evakuasi hari ini ditemukan ada 29 orang meninggal dunia akibat galodo di Salareh Aia Utara.

 

“Untuk pencarian hari ini sudah dihentikan, ditemukan ada 29 korban meninggal dunia,” ujar Rahmad saat dihubungi, Jumat malam (28/11/2025).

Ia mengatakan, sejumlah warga juga dilaporkan luka-luka akibat kejadian tersebut. Sementara itu sejumlah warga juga dilaporkan hilang. “Untuk data hilang belum dipastikan,” ujarnya.

Rahmad mengatakan, galodo terjadi pada Kamis sore usai hujan deras melanda daerah Salareh Aia. Arus galodo juga membawa banyak material kayu yang diduga menyeret warga hingga terbawa arus.

Ia mengatakan, proses pencarian akan dilanjutkan esok hari. Masyarakat diminta untuk tetap waspada akan potensi cuaca ekstrem yang masih diperkirakan melanda hingga beberapa hari kedepan. (fx)

Baca Juga

LPDP Bukan Satu-satunya Pilihan
LPDP Bukan Satu-satunya Pilihan
Sambut Ramadan dan Lebaran 2026, Indosat Pastikan Jaringan di Sumatra Aman
Sambut Ramadan dan Lebaran 2026, Indosat Pastikan Jaringan di Sumatra Aman
Semen Padang FC akan menjalani laga tandang melawan PSM mkassar pada pekan 19 putaran kedua Super League 2025/2026, Senin malam (2/2/2026)
Semen Padang FC Pantang Menyerah Keluar dari Zona Degradasi
Bapenda Sumbar Luncurkan Program 'Sambako': Bayar Pajak 5 Menit di Pabukoan
Bapenda Sumbar Luncurkan Program ‘Sambako’: Bayar Pajak 5 Menit di Pabukoan
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan
Polda Sumbar Selidiki Kasus Video Call Sex Diduga Bupati Limapuluh Kota
Sepasang Lingga Yoni, Ujung Pangkal Kedatuan Sriwijaya
Sepasang Lingga Yoni, Ujung Pangkal Kedatuan Sriwijaya