BMKG Prediksi Hujan Deras Masih Terjadi di Padang dan Daerah Pesisir Sumbar hingga Besok

Ilustrasi Hujan

Ilustrasi Hujan (Foto: Zulfikar/Langgam.id)

Langgam.id – Cuaca hujan diprediksi akan terus berlangsung hingga pagi dan esok hari, Kamis (9/7/2020). Bahkan, intensitas hujan tergolong kategori ekstrem. Hal itu dinyatakan Kasi Observasi dan Informsi BMKG Minangkabau (BIM), Yudha Nugraha.

Menurutnya, berdasarkan pemantauan radar cuaca BMKG, kondisi hujan merata di terjadi di wilayah Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai. “Intensitas curah hujan berdasarkan data beberapa pos hujan di wilayah padang sudah melebihi 100 mm/hr. Sudah termasuk dalam kategori hujan ekstrem,” katanya kepada langgam.id, Rabu (8/7/2020) malam.

Yudha menyebutkan, hujan yang terjadi sejak Rabu siang diperkirakan masih akan berlangsung hingga pagi hari. “Kami masih melihat kumpulan awan-awan hujan di perairan selat Mentawai yang dapat bergerak masuk ke wilayah daratan Sumbar. Terutama di daerah pesisir barat daya Sumbar,” katanya.

Menurut Yudha, karakteristik hujan terjadi tidak secara terus menerus. “Terdapat jeda yang selanjutnya hujan kembali turun,” tuturnya.

Dia berharap, masyarakat waspada. Apalagi, hujan telah menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Padang diterjang banjir. (*/ICA)

Tag:

Baca Juga

Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Tingginya intensitas hujan mengakibatkan banjir bandang di Jorong III Rambah, Nagari Lansek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman,
BMKG Imbau Warga Waspadai Potensi Banjir dan Longsor di Sumbar
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Wilayah Sumbar Berpotensi Hujan Lebat di Momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Wilayah Sumbar Berpotensi Hujan Lebat di Momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir