BI Sumbar Siapkan Uang Baru Rp3,93 Triliun untuk Lebaran, Begini Cara Penukarannya

BI Sumbar Siapkan Uang Baru Rp3,93 Triliun untuk Lebaran, Begini Cara Penukarannya

Uang baru rupiah. (Foto: pekanbaru.go.id)

Langgam.id – Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Barat menyiapkan uang baru untuk penukaran di bank umum dan masyarakat menyambut Lebaran 2022 sebanyak Rp3,93 triliun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Wahyu Purnama A mengatakan sudah menjadi kebiasaan bahwa setiap lebaran, permintaan uang baru tinggi. Termasuk di Sumatra Barat di mana tradisi manambang atau salam tempel masih berjalan hingga kini.

“Kami siapkan Rp3,93 triliun untuk penukaran uang baru bagi bank umum dan masyarakat di Sumatra Barat,” katanya, dalam keterangan tertulis, Rabu (13/4/2022).

Untuk mendapatkan uang baru tersebut, masyarakat yang ingin menukarkan bisa datang ke kantor bank umum atau melakukan penukaran melalui kas keliling Bank Indonesia.

Bank Indonesia, imbuhnya, menyiapkan kas keliling di halaman kantor cabang Bank Nagari di Pasaman Barat, Solok, Padang, Padang Panjang, Tanah Datar, Dharmasraya, dan Pasaman.

Namun, masyarakat yang ingin menukarkan uang harus mendaftar terlebih dahulu di laman pintar.bi.go.id untuk memudahkan pengaturan dan antrian. Kas Keliling Bank Indonesia sudah beroperasi sejak 12 April lalu.

Selain itu, penukaran uang baru dapat dilakukan di kantor-kantor bank umum yang ada di daerah itu, dengan prosedur dan ketentuan yang diatur sendiri oleh bank umum bersangkutan.

—

Dapatkan update berita Bank Indonesia – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok