Belajar Tatap Muka di Padang Dimulai dari Kelas Tertinggi

Syarat Madrasah dan Pesantren Tatap Muka | 9 Ribu Siswa SMP di Pasaman Barat Mulai Sekolah

Ilustrasi sekolah tatap muka. (Foto: istimewa)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka pada besok, Senin (4/1/2021). Tahap pertama belajar tatap muka akan diikuti oleh kelas tertinggi mulai dari SD, SMP, dan SMA.

“Semuanya sesuai protap. Seminggu pertama ini diberlakukan untuk kelas tertinggi dulu. SD hanya untuk kelas 6, SMP kelas 9 dan SMA kelas 12,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi dihubungi langgam.id, Minggu (3/1/2021).

Habibul mengungkapkan untuk proses belajar mengajar juga tidak dilakukan secara penuh. Proses belajar mengajar akan dilakukan sebagian dari kurikulum normal.

“(Waktu) belajar separoh, berapa jamnya tergantung kelasnya. Separoh dari kurikulum normal, dan kapasitas kelas 50 persen,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah sangat mendorong dan mendukung penerapan tatap muka segera diberlakukan. Dia juga memastikan penerapan belajar tatap muka sesuai memenuhi protokol kesehatan dan para anak didik harus mendapatkan izin dari orang tua.

“Kalau anak-anak harus izin orang tuanya. Insya Allah, dari data di Kota Padang selama covid-19 ini, belum ada anak-anak yang meninggal karena covid-19,” ujar Mahyeldi.

Kalaupun ada anak yang positif covid-19, menurutnya, memiliki proses kesembuhan yang relatif cepat. Ia menambahkan, yang terpenting adalah mengikuti protokol kesehatan. Seperti memakai masker, cuci tangan serta meningkatkan imunitas tubuh.

“Mudah-mudahan Insya Allah dengan itu, maka kegiatan pendidikan berjalan dan sekaligus juga mendorong meningkatkan ekonomi di sekitar sekolah dan kampus di Kota Padang. Salah satu yang terdampak adalah UMKM,” tuturnya. (Irwanda/Ela)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian