ASN Solsel Wajib Lapor Lokasi Keberadaan 2 Kali Sehari Selama WFH

ASN Solok Selatan Wajib Lapor Lokasi Keberadaan 2 Kali Sehari Selama WFH

Kepala BKPSDM Solsel Erwin Ali menunjukkan salah satu aplikasi share lokasi via WhatsApp. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Solok Selatan (Solsel) diwajibkan melaporkan lokasi keberadaannya setiap hari. Hal ini untuk mengantisipasi aksi keluyuran selama Work From Home (WFH).

Apalagi, Pemkab Solsel telah memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah hingga tanggal 13 Mei 2020.

“WFH itu bukan libur, tapi tetap bekerja. Jadi tidak boleh ada yang keluyuran, apalagi sampai bepergian ke luar daerah seperti pulang kampung,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solsel Erwin Ali, Minggu (26/4/2020).

Semua pegawai, kata Erwin, wajib stay di Solsel. Kecuali dalam keadaan darurat, terpaksa boleh bepergian dengan izin atau delegasi pejabat pembina kepegawaian. Termasuk boleh ke luar rumah untuk yang sifatnya survival seperti membeli makanan, berobat, dan lain-lain.

Pihaknya akan terus memonitor setiap kinerja ASN di lingkungan Pemkab setempat. Untuk memastikan para ASN bekerja WFH, setiap pegawai akan dimonitor secara berkala melalui video call dan wajib share lokasi setiap hari.

“Seluruhnya, kami minta untuk memberikan keterangan lokasi dirinya di mana. Rutin dua kali sehari. PNS harus patuhi aturan kerja dengan menyertakan bukti kinerjanya. Ini akan dihitung sesuai sistem kerja pegawai,” ujarnya.

Saat kondisi wabah ini, ASN mestinya jadi pelopor nomor satu dalam kepatuhan melaksanakan kebijakan pemerintah. Bukan malah mencontohkan ke publik sikap-sikap mengangkangi aturan.

“ASN yang kedapatan bandel di waktu PSBB sudah diterapkan, siap-siap saja. Tak ada lagi tolerir sanksi selain yang sudah diatur PP tentang disiplin pegawai,” tegasnya. (*/ICA)

Baca Juga

Longsor Tambang Ilegal Solok Selatan, Polisi Sebut Tidak Ada Penggunaan Alat Berat
Longsor Tambang Ilegal Solok Selatan, Polisi Sebut Tidak Ada Penggunaan Alat Berat
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Dishub Sumbar mencatat ada sebanyak 12 ruas jalan yang rawan longsor di wilayah Provinsi Sumbar.
Kronologi Longsor Tambang Emas Solok Selatan Renggut 4 Korban Jiwa
Update Tambang Batu Bara Meledak di Sawahlunto: 6 Meninggal, 2 Selamat
4 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Tambang Ilegal Solok Selatan
Rapor Siswa SD dan SMP di Padang Dibagikan Via Online
Kabut Asap Makin Pekat, Pemkab Solsel Alihkan Pembelajaran SD-SMP ke Rumah
Rencana Kantor DPRD Solok Selatan, Ruang Sidang Dirancang Tampung 800 Orang
Rencana Kantor DPRD Solok Selatan, Ruang Sidang Dirancang Tampung 800 Orang
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Kualitas Udara Daerah Pesisir Sumbar Membaik, Solok Selatan hingga Dharmasraya Kategori Tidak Sehat