Anak Buah Gelapkan Uang Infak Masjid, Gubernur Sumbar Bilang Begini

Interpelasi Gubernur Sumbar DPRD Sumbar Soal BUMD

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial RNT, yang berdinas di Sekretariat Daerah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), diduga menggelapkan uang infak Masjid Raya Sumbar. Kasus ini pun sudah dilaporkan pengurus masjid ke Polresta Padang.

Gubernur Sumbar Irwan Pratyitno membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, RNT akan segera diproses secara hukum oleh pihak kepolisian. Selain itu, karena dia juga seorang ASN, maka akan diproses dan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Jadi karena dia ASN, kami proses melalui proses peraturan yang ada juga,” katanya, Kamis (20/2/2020) di Padang.

Saat ini, proses pemeriksaan terhadap RNT masih berjalan. Berkas-berkas sedang dilengkapi untuk diberikan ke pihak kepolisian. Menurut Irwan, pihaknya merasa kecolongan akibat perbuatan pelaku yang telah berlangsung lama sejak tahun 2013.

“Iya kami kecolongan dan kami akan proses,” katanya.

Dia juga mengingatkan agar siapapun yang memegang jabatan dapat menjalankan amanah itu dengan baik. Semua perbuatan manusia dalam hidup pasti akan dimintai pertanggung jawabannya.

“Ingat sama Allah. Perbuatan mencuri adalah dosa, dan tidak hanya hukuman di akhirat, tetapi juga ada hukuman di dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Setdaprov Sumbar Syaifullah mengatakan RNT diduga telah mengambil uang infak sejak sekitar akhir tahun 2013. Dia memanfaatkan jabatannya sebagai bendahara Masjid Raya Sumbar dan bendahara Biro Bina Mental Kesra Setdaprov.

“Dia lakukan sejak sekitar akhir tahun 2013 sampai tahun 2018, uang infak kan dia yang menghitung,” katanya kepada langgam.id, Kamis (20/2/2020).

Saat ini proses yang berjalan masih melengkapi sejumlah dokumen sesuai arahan Polresta Padang. Dokumen itu nantinya akan diserahkan kembali kepada kepolisian. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Gubernur Mahyeldi Resmikan BLUD 3 UPTD Peternakan Sumbar
Gubernur Mahyeldi Resmikan BLUD 3 UPTD Peternakan Sumbar
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Solusi Jangka Panjang Tambang Ilegal, Sumbar Siapkan Skema Wilayah Pertambangan Rakyat
Pemprov Sumbar Siapkan Rp2 Miliar untuk Pembenahan Irigasi Banda Gadang Solok
Pemprov Sumbar Siapkan Rp2 Miliar untuk Pembenahan Irigasi Banda Gadang Solok
Minang Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur: Upaya Penguatan Ekonomi Syariah Sumbar
Minang Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur: Upaya Penguatan Ekonomi Syariah Sumbar
Tim Terpadu Penertiban Tambang Ilegal Temukan Alat Berat di Duo Koto Pasaman
Tim Terpadu Penertiban Tambang Ilegal Temukan Alat Berat di Duo Koto Pasaman
Terdampak Bencana, Sekda Sumbar Tinjau Pengerjaan Normalisasi Sungai di Solok
Terdampak Bencana, Sekda Sumbar Tinjau Pengerjaan Normalisasi Sungai di Solok