Langgam.id— Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menjelaskan alasan pengadaan mobil dinas baru untuk Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni. Kendaraan tersebut dipilih dengan pertimbangan kebutuhan mobilitas kepala daerah di wilayah Dharmasraya.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Dharmasraya, Marten Yunus, mengatakan mobil untuk Bupati Annisa yang telah direalisasikan merupakan GWM Tank 500 Diesel Double Gardan atau penggerak 4×4.
Menurutnya, kendaraan tersebut dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas Bupati, terutama untuk menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Dharmasraya.
“Karena memang dibutuhkan untuk mobilisasi ke daerah-daerah di Dharmasraya,” kata Marten.
Sebelumnya, kendaraan dinas yang digunakan Bupati Dharmasraya adalah Toyota Innova Zenix. Namun, Pemkab menilai kendaraan tersebut tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan mobilitas kepala daerah.
Marten mengatakan pemilihan GWM Tank 500 dilakukan setelah mempertimbangkan kebutuhan kendaraan dinas yang mampu mendukung aktivitas Bupati di lapangan.
“Mobil dinas lama Bupati itu Innova Zenix. Setelah berbagai pertimbangan, yang direalisasikan GWM Tank 500 Diesel Double Gardan,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).
Untuk kendaraan dinas Wakil Bupati, proses pengadaan masih berlangsung. Tipe yang dipilih juga GWM Tank 500 Diesel, namun menggunakan varian yang tidak memiliki penggerak empat roda.
“Untuk Wakil Bupati masih dalam tahap pengadaan. Tipenya sama, GWM Tank 500 Diesel, tapi tidak double gardan,” kata Marten.
Pengadaan kendaraan tersebut sebelumnya menjadi sorotan karena Pemkab Dharmasraya menganggarkan sekitar Rp2,007 miliar untuk kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati. Dari pagu tersebut, realisasi pembelian dua kendaraan disebut sekitar Rp800 juta per unit atau total sekitar Rp1,6 miliar.
Marten mengatakan, pemilihan GWM Tank 500 juga mempertimbangkan aspek layanan purnajual. Meski dealer resmi GWM belum tersedia di Sumatera Barat, kendaraan Bupati dibeli melalui dealer di Pekanbaru dan unitnya kemudian diambil di Padang.
“Memang dealer resminya belum ada di Sumbar. Mobil ini dibeli di Pekanbaru, tapi pengambilannya di Padang,” ujarnya.
Menurut Marten, kondisi tersebut tidak menjadi persoalan karena pihak dealer tempat kendaraan dibeli telah memberikan jaminan terkait layanan perbaikan dan ketersediaan suku cadang.
“Untuk perbaikan dan suku cadangnya sudah dijamin oleh dealer tempat kita membeli,” katanya.
GWM Tank 500 Diesel sendiri merupakan SUV dengan mesin diesel 2,4 liter. Varian 4×4 kendaraan ini menggunakan sistem penggerak empat roda dan memiliki kemampuan untuk digunakan di medan yang lebih beragam.
Sebelumnya, Marten juga menyebut pengadaan kendaraan dinas tersebut tetap dilaksanakan karena berkaitan dengan kebutuhan mobilitas kepala daerah. Ia mengatakan efisiensi anggaran tetap dilakukan Pemkab Dharmasraya, namun pengadaan kendaraan dinas kepala daerah dinilai masih diperlukan.
“Untuk kebutuhan mobilitas kepala daerah, makanya tetap dilaksanakan,” kata Marten.
Ia juga memastikan pengadaan tersebut tidak mengganggu belanja pegawai. Menurutnya, pembayaran belanja pegawai dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN tetap berjalan.
Dengan demikian, Pemkab Dharmasraya menyatakan pemilihan kendaraan baru tersebut didasarkan pada kebutuhan operasional kepala daerah, khususnya untuk menunjang mobilitas Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan tugas pemerintahan di berbagai wilayah Dharmasraya. (HER)






