Ada 197 Pelanggaran Perda di Payakumbuh di 2021, 18 Kasus Dibawa ke Meja Hijau 

Langgam.id-pelanggar perda

Kasat Pol PP Kota Payakumbuh Dony Prayuda. [foto: Pemko Payakumbuh]

Langgam.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Payakumbuh mencatat ada sebanyak 197 pelanggaran peraturan daerah (perda) pada 2021 lalu.

Kasat Pol PP Kota Payakumbuh Dony Prayuda mengatakan, pelanggaran perda itu terdiri atas perda ketertiban umum 90 pelanggar dan 107 pelanggar perda pekat dan maksiat.

“Ada 18 kasus yang dibawa ke meja hijau yakni 16 perda pekat dan maksiat serta 2 pelanggar protokol kesehatan,” ujarnya kemarin (5/1/2021).

Ia mengungkapkan, bahwa angka penindakan ini menurun dibanding 2020. Sebab pada tahun itu, pihaknya lebih banyak melakukan penegakan kepada Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

“Namun tetap melakukan pencegahan terhadap pelanggaran kepada perda lainnya,” ucap Dony.

Pada 2021 lalu terang Dony,  pihaknya pernah menindak pelaku maksiat atau pasangan muda-mudi yang belum menikah.

Bahkan dalam penangkapan bersama masyarakat ada pula pasangan selingkuh yang ditemukan.

“Rata-rata pelanggar yang kita temukan adalah dari luar Kota Payakumbuh,” bebernya.

Ia menjelaskan, bahwa pada pelaksanaan Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang AKB, ada 10.958 pelanggar protokol kesehatan yang sudah masuk ke sistem SIMBALADA selama 2021.

Pada 2022 ini katanya, Satpol PP untuk meningkatkan pelayanan dan akan tetap terus melaksanakan patroli rutin di setiap titik rawan pelanggaran perda.

Kemudian, juga akan bekerja sama dengan pihak kelurahan setempat membantu pengamanan area kelurahan masing-masing.

Baca juga: Siapkan Dokter Spesialis, Pemko Payakumbuh Sasar Warga Komorbid untuk Divaksin

Hal ini dilakukan terangnya, karena oknum yang melakukan pelanggaran kebanyakan bukan orang dari wilayah setempat.

Kemudian, pihaknya juga kekurangan personel serta sarana dan prasarana.

“Akan tetapi kita berupaya memaksimalkan pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga masyarakat merasa nyaman,” harapnya.


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran