Pemko Padang Bakal Bangun Stadion Bertaraf Internasional

stadion internasional, takbiran virtual

Walikota Padang Hendri Septa. (Foto: dok humas SP)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang berencana akan membangun sebuah stadion bertaraf internasional. Nantinya stadion tersebut akan dibangun di atas tanah seluas tiga hektare.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, setelah  GOR Haji Agus Salim pengelolaannya diambil alih oleh Pemprov Sumbar, Kota Padang tidak lagi memiliki stadion untuk menunjang kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.

“Untuk itu kami mohon bantuan dari Kemepora RI untuk bisa memfasilitasi pembangunan stadion sepak bola,” kata wako saat menemui Asisten Deputi Olahraga Rekreasi pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Maifrizon, Kamis (8/4/2021).

Sementara itu, menurut Maifrizon, pembangunan stadion sepak bola tersebut menjadi kewenangan Kementerian PUPR. Sedangkan Kemenpora hanya bisa memberikan rekomendasi.

“Untuk membangun stadion bertaraf internasional itu minimal butuh tanah seluas 3 hektare. Tanah tersebut harus milik pemerintah yang dibuktikan dengan adanya sertifikat dan memiliki Inpres,” ujarnya.(*/Ela)

 

Baca Juga

Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Dinas Pendidikan Padang Bakal Panggil Kepsek dan Guru SDN 33 Rawang, Dalami Dugaan Perundungan Berujung Maut
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan
Keluarga Desak Penjelasan Pihak SD Negeri 33 Rawang Padang, Buntut Siswi Meninggal Diduga Korban Perundungan
Ilustrasi
Siswi SD Negeri 33 Rawang Padang Meninggal Dunia, Diduga Korban Perundungan
Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Ancaman Kekeringan Pascabencana, Warga Berharap Perbaikan Irigasi Gunung Nago Cepat Selesai
Foto Pemain baru Semen Padang FC Rezaldi Hehanussa (tengah) usai membawa Persija Juara Liga 1 pada 2018
Rezaldi Hehanussa Siap Bawa Semen Padang FC Kembali ke Liga 1
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam