Selama Ramadan, Pemko Padang Ajak Warga Menginap Semalam di Rumah Dinas Wako

padang rumah dinas

Wali Kota Padang Hendri Septa. (foto: Pemko Padang)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang mengajak masyarakat muslim untuk menginap semalam di Rumah Dinas Wali Kota Padang. Program tersebut akan memfasilitasi warga untuk berbuka, sahur, tidur dan beribadah di rumah dinas.

“Program ini kita peruntukan bagi warga kurang mampu yang telah ditetapkan berdasarkan kriteria-kriteria tertentu,” kata Plt Wali Kota Padang Hendri Septa, Rabu (7/4/2021).

Dia mengatakan, sebelum adanya pandemi covid-19, di bulan Ramadan, wali kota bersama jajaran mengunjungi rumah warga kurang mampu dan sahur bersama dengan mereka. Selanjutnya, rumah yang dikunjunginya akan dibedah agar menjadi lebih baik.

Baca juga: Kunjui Marawa Resort, Mendag: Padang Punya Potensi Jadi Wisata Kelas Dunia

“Tapi karena ada pandemi kegiatan itu kita hentikan,” ujarnya.

“Jika sebelumnya kita sahur bersama di rumah warga kurang mampu, sekarang warga yang kita ajak sahur dan berbuka di rumah dinas,” sambung Hendri Septa.

Ia memastikan kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penularan covid-19.(*/Ela)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian