Sungai Pisang di Padang Dirancang Jadi Kampung Bahari Nusantara

DERMAGA SUNGAI PISANG

Sungai Pisang, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang (Foto: Humas Kota Padang)

Langgam.id Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto mengatakan, Sungai Pisang yang berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang dirancang menjadi kampung bahari nusantara.

Hargianto menjelaskan, dipilihnya Sungai Pisang, hal ini dikarenakan daerahnya strategis dan berdekatan dengan Teluk Mandeh.

“Saya telah menjelajahi Indonesia dengan kapal perang, tetapi keindahan Mandeh tidak ditemukan di daerah lain. Lautnya masih bersih, tidak ada pencemaran dari limbah pabrik, serta terumbu karangnya masih alami,” ujarnya saat melakukan kunjungan ke DPRD Padang, Rabu (3/3/2021).

Ia mengungkapkan, pihaknya berkeinginan melatih masyarakat yang berada di Sungai Pisang sebagai pemandu wisata yang dapat memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: DPRD Kota Padang Usulkan Hendri Septa ke Kemendagri untuk Disahkan Menjadi Walikota

Saat ini terangnya, masyarakat Sungai Pisang menggantungkan perekonomiannya sebagai pengantar wisatawan yang ingin berwisata di pulau-pulau dengan menggunakan perahu nelayan.

“Menurut aturan ini tidak boleh, karena kapal untuk penumpang harus memenuhi persyaratan keamanan yang ketat,” ungkapnya.

Ia juga berencana menjadikan Sungai Pisang sebagai pusat pelatihan olah raga air yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh atlet-atlet olah raga air di Sumbar.

Baca juga: Pelantikan Hendri Septa Jadi Wali Kota Padang Tunggu Keputusan Mendagri

Menurutnya, dari tujuh cabang olah raga, Sumbar belum memberikan prestasi di tingkat nasional. Oleh karena itu, dengan di jadikannya Sungai Pisang sebagai pusat pelatihan olah raga air, diharapkan akan melahirkan atlet olah raga air yang berprestasi di tingkat nasional.

“Dipilihnya Sungai Pisang karena daerah ini airnya tenang, pantainya bagus, dari segi keamanan lautnya tidak berombak besar. Oleh karenaitu gagasan ini saya bawa ke DPRD dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” harapnya.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan kampung bahari nusantara ini, sudah disapkan anggaran. Namun dibutuhkan juga sokongan anggaran dari pemerintah provinsi dan Kota Padang sehingga memberikan faedah kepada masyarakat. (*/yki)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian