Demo Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Pasbar Kecewa Hanya Ditemui 2 Legislator

Demo Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Pasbar Kecewa Hanya Ditemui 2 Legislator

Mahasiswa di Pasaman Barat demo tolak Omnibus Law. (Ian/langgam.id)

Langgam.id – Aksi tolak Omnibus Law oleh mahasiswa dan pelajar di Pasaman Barat yang berlangsung tertib tanpa kericuhan. Meski begitu, mereka mengaku kecewa hanya ditemui dua orang anggora DPRD Pasaman Barat.

Dalam aksi itu, mahasiswa dan pelajar ditemui oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Farizal Hafni dari partai Gerindra dan anggota fraksi Demokrat, Subandrio. Massa kecewa karena 38 anggota DPRD lain tak muncul.

Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat Asmar Habibi, saat orasinya bersama sejumlah koordinator kecamatan mempertanyakan keberadaan 38 angggota DPRD lainnya. Menurut Asmar, sebagai wakil rakyat angggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat harusnya menyambut dan mendengarkan keluhan masyarakat dan mahasiswa.

“Kok yang ada cuma dua anggota dewan, yang lain mana?,” ujarnya di gedung DPRD Pasaman Barat, Kamis (8/10/2020).

Meski turun hujan, ratusan mahasiswa bersama dua anggota DPRD tetap bertahan menyuarakan tuntutan dan kekecewaannya. Mereka berkomitmen akan menyuarakan semua keluhan dan ancaman bagi buruh dan masyarakat akibat disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja pada 5 Oktober kemarin. Mereka juga mendesak anggota DPRD menyatakan pernyataan sikap dan mendesak presiden.

Selama menyampaikan tuntutan, satu persatu perwakilan mahasiswa dari kecamatan menyampaikan orasi, yang pada dasarnya berupa penolakan keras terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka juga mendesak DPRD Kabupaten Pasaman Barat menyetujui dan meminta presiden mengeluarkan Perpu.

“Kami minta semua angggota DPRD Pasaman Barat menyetujui semua tuntutan mahasiswa,” ujar Jubir Aksi Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat, Monsano Andri. (Ian/Farhan/ABW)

Baca Juga

Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Kronologi Bus ALS Tabrak Pelajar hingga Meninggal di Pasaman Barat
Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Bus ALS Tabrak Pemotor hingga Masuk Selokan di Pasaman Barat, 1 Orang Meninggal
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Sebanyak 22 sekolah di Pasaman Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut
22 Sekolah di Pasbar Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Mengajar Terganggu