Pemko Padang Evaluasi Pengurangan Pajak Hotel dan Pembayaran PDAM

meningkat, optimalisasi pajak daerah

Ilustrasi - pajak. (Gambar: Mohamed Hassan/pixabay.com)

Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang masih mengevaluasi pengurangan pajak hotel dan pembayaran air bersih untuk pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Dalam waktu dekat putusan dan kebijakan akan segera diambil.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansarullah mengatakan pihaknya masih melakukan kajian. “Memang sudah banyak juga masyarakat yang mengajukan pengurangan pajak dan kemudian aturan pajak, ini sudah terjadi. Dan biasanya tentu ini permintaan akan kami evaluasi,” kata Mahyledi saat jumpa pers online yang diadakan IJTI Sumbar, Senin (6/4/2020) malam.

Sebelumnya, surat pengajuan pengurangan pajak telah diterima dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Barat (Sumbar). “Tapi sampai saat ini, kami belum mengambil keputusan. Mudah-mudahan kajian dan evaluasi ini cepat keluar keputusannya,” ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Selain melakukan kajian pengurangan pajak hotel, Pemko Padang juga mempertimbangkan pengurangan beban masyarakat dalam pembayaran PDAM. “Ini juga kami coba lihat siapa dan juga kelompok masyarakat mana, nanti kami lihat. Tentu yang terdampak dan berapa jumlahnya dan berapa bulan (pengurang),” tuturnya.

Seperti diketahui, PHRI Sumbar mencatat akibat dampak wabah virus corona tingkat hunian hotel (okupansi) hanya sebesar lima persen. Bahkan akibatnya, puluhan hotel di Sumbar terpaksa menutup aktivitas operasional sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar Maulana Yusran mengatakan terdapat 22 hotel yang telah menyatakan tutup untuk beroperasi. Hotel-hotel itu tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sumbar.

“Sekitar 22 hotel di Sumbar memilih untuk tutup. Sebaran hotel yang tutup itu ada di Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang hingga Kabupaten Tanah Datar dan Kepulauan Mentawai. Paling banyak terdapat di Padang,” ujar Maulana.

Penutupan aktivitas perhotelan ini, kata Maulana, juga berdampak terhadap para karyawan. Sehingga pihak perusahaan hotel memutuskan untuk merumahkan seluruh karyawan.

“Para karyawan hotel terpaksa dirumahkan, ada tanpa dibayar, ada juga masih dibayar setengahnya. Untuk yang masih dibayar karyawannya tidak tahu sampai kapan kekuatan pihak hotel (membayar),” katanya. (Irwanda/SS)

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Lokasi sementara untuk pedagang terdampak revitalisasi Pasar Raya. Fajar
Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Sediakan Area Sementara untuk Pedagang
Revitalisasi Pasar Raya Dimulai, Pemko Relokasi Pedagang Terdampak
Revitalisasi Pasar Raya Dimulai, Pemko Relokasi Pedagang Terdampak
Orang tua murid pendaftaran online SPMB mendatangi Kantor Disdikbud Kota Padang.(Langgam.id/Buliza Rahmat)
Website SPMB Tidak Bisa Diakses, Orang Tua Murid Geruduk Disdikbud Padang 
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta