Langgam.id- Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumbar mencatat sejumlah warga terdampak banjir di Kota Padang mengeluhkan gangguan kesehatan mulai dari demam, asam lambung, gatal-gatal, dan batuk.
“Rata-rata yang dikeluhkan m asam lambung, kemudian gatal-gatal, demam juga beberapa dari masyarakat,” kata Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Sumbar, Eka Purnama Sari, Senin (12/10/2026).
Biddokkes menurunkan sekitar 10 personel yang dibagi menjadi dua tim. Satu tim menuju kawasan Lubuk Minturun, sedangkan tim lainnya menuju Kampung Guo. Petugas menyiapkan vitamin, obat demam, obat batuk, dan obat diare untuk warga yang membutuhkan.
Eka mengatakan, petugas juga mendatangi rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Sebab, sebagian warga telah kembali dari pengungsian untuk membersihkan rumah mereka.
“Kami datangi ke rumah. Dan ke posko di Musalla Ar Ridwan,” katanya.
Salah seorang warga yang menjalani pemeriksaan adalah Murni (51). Ia mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darahnya mencapai angka 170.
“Tadi saya periksa tensi. Dan hasilnya 170. Kemarin merasakan demam panas badan, dan pada bagian tenggorokan ada rasa menjanggal,” kata Murni.
Murni juga mengaku trauma karena banjir telah melanda kawasan tempat tinggalnya sebanyak empat kali. Akhir tahun 2025 dan tiga kali di tahun 2026.






