Langgam.id – Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye mendorong Dinas Pendidikan Kota Padang agar tanggap dalam penentuan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ditengah kondisi kabut asap yang melanda kota Padang Jumat (18/9/2026).
Aye mengatakan penetapan PJJ yang terjadi pada hari Rabu (16/9/2026) bermasalah karena terkesan lambat yang membuat sebagian guru dan murid sudah terlebih dahulu sampai di sekolah sebelum mengetahui adanya kebijakan PJJ di Kota Padang.
Ia mengatakan penetapan kebijakan PJJ berasal dari pantauan kualitas udara di Kota Padang. Bahkan dalam sidang paripurna beberapa waktu yang lalu ia mengatakan anggota dewan di DPRD Padang juga turut menyoroti dan mendorong pelaksanaan PJJ di Kota Padang.
“Ketika dinas mengambil sikap seperti itu maka ada dampanya, anak-anak sudah di sekolah, pedagang ada yang sudah mau mempersiapkan jualannya, atau bahkan MBG sudah ada yang memasak untuk persiapan siang. Hal-hal seperti itu harus menjadi perhatian bagi dinas. PJJ nya sudah bagus namun pengumumannya kemarin yang agak sedikit bermasalah” ujarnya.
Untuk itu dengan waktu tengang yang ada saat ini ia meminta agar ada evaluasi terkait dengan penerapan PJJ agar tidak terjadi masalah.
Selain itu Ia mengatakan penerapan PJJ harus dipatuhi semua pihak termasuk orangtua, Aye milhat meski sudah diselenggarakannya PJJ namun masih banyak ditemukan anak usai sekolah berkeliaran diluar rumah mereka.
“Masih ada yang abai atau kelalaian orangtua, tentunya tidak bisa semua ditertibkan oleh dinas karena jika dirumah merupakan kewenangan orangtua”tuturnya.
Ia meminta pengertian dari semua pihak terkait dengan PJJ, Aye mengharapkan agar masyarakat mematuhi pelaksanaan PJJ dan tidak abai akan bahaya dari kabut asap dengan membiarkan anak-anak berkeliaran ditengah kabut asap.
Ia juga mendorong Dinas Kesehatan untuk menguatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak kabut asap menyongsong banyaknya masyarakat yang masih abai menggunakan masker.
“Edukasi yang harus ditingkatkan dan akibat udara ini yang sudah diambang batas tidak sehat bagaimana masyarakat harus dijelaskan secara gamblang oleh masyarakat agar masyarakat mengerti kondisi kita saat ini,”tutupnya. (HER)






