Langgam.id – 2.318 penumpang terdampak pembatalan penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Minggu (6/9/2026). Pembatalan ini imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ribuan penumpang gagal terbang ini data PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) BIM hingga pukul 12.00 WIB.
“Data penumpang yang terdampak pembatalan sampai pukul 12.00 WIB sebanyak 2.318 orang. Ini terdiri dari 970 penumpang kedatangan dan 1.348 penumpang keberangkatan,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) BIM, Dony Subardono, Minggu (6/9/2026).
Kata Dony, secara keseluruhan prediksi jumlah penumpang BIM pada Minggu mencapai 5.221 orang. Rinciannya, 2.341 penumpang kedatangan dan 2.880 penumpang keberangkatan.
Jumlah tersebut masih dapat berubah mengikuti perkembangan operasional penerbangan di BIM.
“Data ini masih berupa prediksi dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan penerbangan pada hari ini,” jelasnya.
Sebelumnya, sebanyak 21 penerbangan dari dan menuju BIM telah dibatalkan. Dony mengatakan pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan penumpang dan kru pesawat.
“Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan penumpang maupun kru pesawat,” kata dia.
Ia mengimbau calon penumpang untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.
“Penumpang kami imbau untuk terus memantau jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal penerbangannya,” tuturnya. (WAN)






