Langgam.id – Harga emas kembali mengalami kenaikan pada Jumat (4/9/2026). Untuk di Kota Padang, tembus Rp5,6 juta per emas.
Kamil, Karyawan Toko Emas Haji Damrah di Pasar Raya Padang mengatakan, harga emas naik Rp100 ribu dibandingkan sebelumnya yang berada di angka Rp5,5 juta per emas.
“Sekarang harganya Rp5,6 juta per emas, sebelumnya Rp5,5 juta,” ujarnya kepada Langgam.id, Jumat (4/9/2026).
Kata Kamil, kenaikan harga tersebut mulai terjadi sejak Rabu (2/9/2026). Sebelumnya, harga emas perhiasan di tokonya, justru mengalami penurunan sejak memasuki awal Agustus 2026.
Harga emas sebelumnya berada di kisaran Rp6 juta per emas. Dan memasuki awal Agustus, harga kemudian turun secara bertahap menjadi sekitar Rp5,7 juta.
Penurunan berlanjut hingga harga mencapai Rp5,5 juta per emas, sebelum kembali mengalami kenaikan.
“Memasuki awal Agustus memang turun. Sebelumnya kisaran Rp6 jutaan, kemudian turun menjadi Rp5,7 juta dan terakhir Rp5,5 juta,” ujarnya.
Untuk emas perhiasan 23 karat yang memiliki kadar 98 persen, Kamil menyebut harga saat ini sekitar Rp2,24 juta per gram.
Selain harga emas, konsumen juga perlu membayar biaya pengolahan ketika emas dibuat menjadi perhiasan.
“Untuk biaya pengolahannya Rp50 ribu per emas,” jelasnya.
Sementara itu, harga emas antam pada Jumat (4/9/2026) tercatat Rp2,67 juta per gram. Harga tersebut naik Rp31 ribu dari perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2,639 juta per gram.
“Sedangkan emas antam memiliki kadar 24 karat,” tuturnya.
Sementara itu, Kamil mengatakan perbedaan harga antara emas perhiasan dan emas antam disebabkan kadar emas, serta komponen biaya pengolahan pada perhiasan.
“Kalau dibandingkan, emas perhiasan dan emas batangan memang berbeda. Emas perhiasan ada biaya pengolahan, sementara harganya juga menyesuaikan dengan kadar emasnya,” pungkasnya. (WAN)






