BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Tetapkan Rp18,6 M Simpanan Layak Bayar

BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Tetapkan Rp18,6 M Simpanan Layak Bayar

Logo Lembag Penjamin Simpanan. (Foto: Wikipedia)

Langgam.id – Sejak pencabutan izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat atau BPR Pembangunan Nagari 31 Maret 2026, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melakukan pembayaran klaim penjaminan tahap pertama dalam waktu empat hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha.

“Sampai dengan 31 Mei 2026, kami telah menyelesaikan penetapan status simpanan terhadap seluruh 7.602 rekening milik 7.011 nasabah dengan total nominal simpanan sebesar Rp18.647.654.742,” ujar Kepala Kantor Perwakilan LPS I, Jimmy Ardianto di Padang, Kamis (18/6/2026).

Jimmy menyebutkan dari jumlah tersebut, sebanyak 7.500 rekening milik 6.928 nasabah dengan nominal sebesar Rp18.639.711.328 ditetapkan sebagai Simpanan Layak Bayar (SLB).

Hingga 31 Mei 2026, nasabah telah mencairkan simpanan pada 1.075 rekening atau 14,69 persen dari total rekening yang ditetapkan layak bayar, dengan total nilai pembayaran klaim penjaminan mencapai Rp14,04 miliar.

Jimmy menambahkan, proses pembayaran klaim masih terus berlanjut, bagi nasabah yang belum melakukan pencairan klaim simpanan, dapat datang ke kantor bank pembayar yang ditunjuk oleh LPS. 

“Apabila terdapat kendala dalam pencairan klaim dan membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat mendatangi kantor BPR Pembangunan Nagari atau menghubungi call center LPS di 154,” ucapnya.  

Pembayaran klaim dilakukan melalui bank pembayar yang ditunjuk, yaitu, BRI KCP Lubuk Basung, BRI Unit Pasar Tempurung, BRI Unit Ampek Nagari, BRI Unit Tiku, BRI Unit Lubuk Basung, BRI Unit Tigo Nagari. (WAN)

Baca Juga

LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Nasabah Rp3,3 M Usai BPR Sungai Rumbai Bangkrut
LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Nasabah Rp3,3 M Usai BPR Sungai Rumbai Bangkrut
Kebakaran di Komplek Perumahan Parak Kopi, Damkar Kerahkan 4 Armada dengan 58 Personil 
Kebakaran di Komplek Perumahan Parak Kopi, Damkar Kerahkan 4 Armada dengan 58 Personil 
Buruh pengupas bawang di Pasar Raya Padang, Minggu (16/8/2026). Foto : Fajar
Cerita Buruh Pengupas Bawang Pasar Raya Padang, Dibayar Rp2.000/Kg
BPBD Sumbar Sebut Modifikasi Cuaca Berhasil Padamkan Karhutla
Mitigasi Karhutla, Dishut Sumbar Petakan 10 Titik Rawan Kebakaran
Dishut dan Polda Sumbar memeriksa kesiapan armada pemadam karhutla.
Dishut Sumbar Siapkan Sejumlah Langkah Mitigasi Karhutla
Sumatra Barat (Sumbar) kembali menambah perolehan medali emas pada hari ketiga pelaksanaan Porwil XI 2023 di Riau, Selasa (7/11/2023).
200 Atlet dari 8 Negara Ikuti Kompetisi Barongsai Internasional di Padang