Langgam.id – Pemerintah Kota Padang mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana umum dalam mendukung revitalisasi kawasan Pasar Raya Padang. Perbaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi para pedagang.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan revitalisasi fasilitas umum menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan aktivitas perdagangan di pusat perekonomian terbesar di Kota Padang tersebut.
Menurutnya, pekerjaan revitalisasi akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.
“Pemerintah Kota Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana umum terkait revitalisasi Pasar Raya,” kata Fizlan, Minggu (14/6/2026).
Ia menjelaskan, menjelang tahun ajaran baru, aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Raya, khususnya Fase VII, mulai menunjukkan tren peningkatan. Meningkatnya kunjungan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sekolah dinilai menjadi peluang bagi para pedagang untuk meningkatkan omzet penjualan.
Menurut Fizlan, Pasar Raya Fase VII tidak hanya menyediakan kebutuhan sandang, tetapi juga berbagai perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, alat tulis, hingga kebutuhan pelajar lainnya.
“Ini menjadi peluang bagi pelaku usaha kita. Masyarakat dapat mencari sepatu, tas, alat tulis, dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya yang tersedia lengkap di Pasar Raya Fase VII,” ujarnya.
Selain melakukan pembenahan infrastruktur, Dinas Perdagangan juga menggandeng sejumlah pihak untuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi pasar. Kerja sama tersebut antara lain melibatkan sektor perbankan dan perusahaan layanan transportasi daring.
“Saat ini kita berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan Grab dan Bank Nagari, untuk menggaet sektor perekonomian serta meningkatkan daya beli masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Pemko Padang juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi saat aktivitas pasar meningkat. Salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar secara berkala untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan cabai.
Fizlan berharap berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pasar sekaligus menjadikan Pasar Raya Padang semakin nyaman dan menarik bagi masyarakat untuk berbelanja. (HER)






