Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub

Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat

Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melalui Dinas Sumber Daya Alam dan Bina Konstruksi (SDABK) akan membangun sumur bor senilai Rp250 juta di area rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. 

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Sumbar, Rifda Suryani mengatakan pengadaan sumur bor tersebut bagian dari mitigasi pemerintah daerah akan potensi krisis air di Kota Padang. 

Ia menegaskan bahwa pembangunan sumur bor bukan untuk kepentingan fasilitas di rumah dinas wakil gubernur. Melainkan untuk kepentingan masyarakat luas.

Baca : Anggaran Miliaran Rupiah Memoles Rumah Dinas Pejabat Sumbar
Baca : Renovasi Rumah Dinas Vasko, Rp100 Juta untuk Kolam Ikan dan Gazebo

“Ini bukan untuk kepentingan pribadi. Rumah dinas adalah aset pemerintah yang pada dasarnya diperuntukkan untuk mendukung pelayanan masyarakat. Karena itu lokasinya dinilai tepat untuk menjadi salah satu titik mitigasi air bersih,” ujarnya Rabu (3/6/2026).

Menurutnya kebutuhan sumber cadangan air menjadi semakin penting karena gangguan distribusi air bersih dan kondisi darurat masih kerap terjadi, terutama saat bencana terjadi.

“Ketika air mati, masyarakat kesulitan. Pemerintah tentu tidak bisa hanya menunggu kondisi terjadi. Harus ada langkah mitigasi dan titik cadangan air yang sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan saat kondisi darurat,” kata Rifda, 

Menurutnya, pemerintah belajar dari sejumlah kejadian sebelumnya ketika masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat gangguan layanan maupun bencana alam.

Rifda menjelaskan, rumah dinas wakil gubernur dipilih sebagai lokasi pembangunan karena merupakan aset milik pemerintah daerah yang berada di kawasan strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

Baca : Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp3,7 M untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur
Baca : Pemprov Anggarkan Rp400 Juta Lebih untuk Renovasi Rumah Dinas Gubernur

Selain itu, lokasi tersebut telah memiliki fasilitas pendukung sehingga pemerintah tidak perlu menyediakan lahan baru untuk pembangunan sarana cadangan air.

Ia juga menepis anggapan bahwa sumur bor tersebut sama dengan sumur rumah tangga pada umumnya. Menurut Rifda, proyek itu menggunakan spesifikasi teknis khusus dengan pengeboran yang lebih dalam serta sistem pompa yang dirancang untuk menjaga stabilitas debit air dalam jangka panjang.

“Tidak sama seperti sumur rumah tangga biasa yang hanya menggunakan beberapa pipa dengan kedalaman dangkal. Ini sumur dalam dengan spesifikasi tertentu agar benar-benar bisa berfungsi saat dibutuhkan,” katanya.

Baca Juga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Sumbar Turunkan Puluhan Personel dan 4 Perahu untuk Evakuasi Warga
ilustrasi
Polisi Ekshumasi Makam Siswi SD Rawang Diduga Korban Perundungan Hari Ini
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
foto: ig @stefanolilipaly
Stefano Lilipaly Sadang di Balando, Mulai Latihan Basamo Semen Padang Pakan Ko
Pedagang bendera mulai bertebaran di ruas jalan Kota Padang menyambut HUT RI ke-81.
Cerita Pedagang Bendera Musiman Masih Bertahan Mengejar Cuan
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir