Menyelam dan Tak Muncul Lagi, 2 Orang Meninggal di Kolam Getah Karet Pasaman

Tenggelam pantai padang, pencarian hanyut padang

Ilustrasi orang tenggelam [Canva]

Langgam.id – Dua orang dinyatakan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di kolam ikan tempat penyimpanan getah karet di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (23/5/2026). 

Kedua korban bernama Senpri (32) dan Tanjung (25), warga Jorong Benai, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.

Kapolsek Pasaman Barat, AKP Bermana Manda mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.25 WIB. Kolam penyimpanan getah karet tersebut diketahui milik seorang warga bernama A Syahmidi.

“Korban datang ke rumah pemilik kolam untuk membeli getah karet yang disimpan di dalam kolam,” kata Bermana dalam keterangannya dikutip, Minggu (24/5/2026). 

Bermana menjelaskan, kolam berukuran sekitar 4 x 6 meter itu berada di dekat rumah pemilik dan bagian atasnya ditutupi lantai beton.

Menurutnya, awalnya korban Senpri masuk ke dalam kolam dengan cara menyelam untuk mengambil getah karet yang berada di dasar kolam.

“Sekitar 15 menit korban tidak keluar dari dalam kolam,” kata dia.

Melihat kondisi korban, Tanjung ikut masuk ke dalam kolam untuk memeriksa keadaan rekannya. Namun, setelah sekitar 10 menit, Tanjung juga tidak muncul ke permukaan.

Saksi bersama pemilik kolam kemudian berupaya melakukan pengecekan ke dalam kolam. Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bergerak di dasar kolam.

“Korban Tanjung ditemukan lebih dulu, sedangkan korban Senpri berada sekitar 1,5 meter dari posisi korban Tanjung,” jelasnya.  

Kedua korban dievakuasi keluar dari kolam oleh warga dan saksi. Masyarakat yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Jambak, namun nyawa korban tidak tertolong.  

“Kami yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan pendataan saksi dan membantu proses evakuasi korban,” ucapnya. (WAN) 

Baca Juga

Rano Karno "Si Doel" Terharu Pulang Kampung ke Bonjol Pasaman, Bakal Bangun Rumah di Tanah Leluhur
Rano Karno “Si Doel” Terharu Pulang Kampung ke Bonjol Pasaman, Bakal Bangun Rumah di Tanah Leluhur
Kasus Begal di Pasaman: Emas 42 Gram Raib, Polisi Ringkus Dua Pelaku
Kasus Begal di Pasaman: Emas 42 Gram Raib, Polisi Ringkus Dua Pelaku
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar secara tegas meminta Kepolisian Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup,
Walhi Sumbar Minta Polri, Menteri LH, ESDM dan Menhut Ambil Alih Kasus Penganiayaan Nenek Saudah
Nenek 68 Tahun di Pasaman Dianiaya hingga Mata Lebam: Pelaku Disebut-Sebut Penambang Ilegal
Nenek 68 Tahun di Pasaman Dianiaya hingga Mata Lebam: Pelaku Disebut-Sebut Penambang Ilegal
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau kondisi jembatan rusak di Jorong Lanai Hilir, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto,
Pemerintah Bakal Bangun Jalan dan Jembatan Rusak di Pasaman Senilai Rp26,5 M
Beberapa waktu lalu viral video seorang penghulu di Pasaman rela menyeberangi arus sungai yang deras demi menjalankan tugas melangsungkan
Cerita Ahad, Penghulu di Pasaman yang Rela Seberangi Sungai Demi Nikahkan Catin