Anggota DPR RI Mulyadi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Sumbar Ada Bekingnya, Desak TNI Tertibkan

Anggota DPR RI Mulyadi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Sumbar Ada Bekingnya, Desak TNI Tertibkan

Anggota DPRI RI, Mulyadi.

Langgam.id – Anggota DPR RI Mulyadi mengungkap maraknya penambangan emas tanpa izin di Sumatera Barat (Sumbar), tidak terlepas karena adanya aktor yang membekingi. Ia mendesak agar TNI dapat menertibkan aktivitas ilegal tersebut.  

“Kita harapkan betul-betul implementasi yang di bawah ini (kodim), mohon kiranya betul-betul bertindak tegas,” ujarnya saat rapat kerja Komisi I bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta jajarannya, Selasa (19/5/2026). 

Ia mengatakan, aktivasi tambang emas ilegal di Sumbar sudah bertahun-tahun beroperasi, dibiarkan dengan mengerahkan ratusan ekskavator. Para pelaku penambangan berkedok demi kepentingan rakyat.

“Dan saya pastikan ada di belakangnya yang membekingi. Saya tidak mengatakan a, b, c siapa yang membeking, yang pasti ada. Tidak mungkin secara terbuka, bertahun-tahun, ratusan ekskavator beroperasi dibiarkan begitu saja. Itu permohonan saya pada rapat,” ucapnya. 

Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar itu menambahkan, aktivitas  tambang ilegal harus ditindak tegas. Dampaknya sangat luas, mulai sungai-sungai tercemar, hutan rusak hingga menelan korban jiwa.  

“Namun prakteknya, pak, ini mohon maaf pak prakteknya. Di daerah saya, barusan sembilan orang meninggal di Sijunjung akibat tambang ilegal,” ujarnya.   

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah berkomitmen untuk memberantas tambang emas ilegal, demi menyelamatkan sumber daya alam negara, potensi kerugian negara mencapai Rp308 triliun. 

Mulyadi meminta Menhan dan Panglima dapat menginstruksi jajarannya untuk menertibkan tambang emas ilegal di Sumbar. 

“Jadi, sekali lagi Sumbar pak menhan, pak panglima, pak kasad dan kepala staf yang lain. Mohon kiranya aktualisasi peran TNI betul-betul terwujud untuk menertibkan hal-hal ini yang sudah bertahun-tahun tidak mampu ditertibkan,” tuturnya.  

Dari catatan Wahan Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar, untuk di Kabupaten Sijunjung ada 116 titik tambang emas ilegal. Bahkan, lokasinya berada hanya puluhan meter dari kantor Bupati Sijunjung. (WAN)

Baca Juga

Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
WALHI Sumbar Ingatkan Penindakan Tambang Ilegal Jangan Hanya Sasar Pekerja Lapangan
Tambang Ilegal Merajalela, Walhi Desak Pusat Sanksi Kepala Daerah dan Penegak Hukum di Sumbar
Tambang Ilegal Merajalela, Walhi Desak Pusat Sanksi Kepala Daerah dan Penegak Hukum di Sumbar
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta (tengah) diwawancarai wartawan. (Foto: Irwanda/Langgam.id)
Kapolda Sumbar Enggan Tanggapi Kasus Tambang Emas Ilegal di Sijunjung yang Menelan Korban Jiwa
9 Orang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal Sijunjung
9 Orang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal Sijunjung