Turap di Kampus UIN Padang Longsor Usai Hujan Deras

Longsor di Kampus UIN Padang.

Longsor di Kampus UIN Padang.

LANGGAM.ID– Turap tebing di Fakultas Ekonomi Bisnis Islam UIN Imam Bonjol di Sungai Bangek Padang longsor usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Sejumlah kendaraan rusak akibat tertimbun material longsor.

Wakil Rektor II UIN Imam Bonjol Padang Lukmanul Hakim mengatakan turap tersebut longsor sekitar pukul 13.00 WIB. Turap tersebut berada di antara Gedung A dan B Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Tidak ada korban luka dari kejadian tersebut.

“Kejadian tadi siang setelah zuhur. Turap di Fakultas Ekonomi Bisnis Islam longsor,” ujar Lukman saat dihubungi Selasa, (25/11/2025).

Ia mengatakan, material longsor menimpa sejumlah kendaraan. Tercatat ada tiga mobil dan tiga sepeda motor yang ditimpa longsor di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, turap tersebut dibangun pada 2015 lalu. Ia menduga kondisi turap tidak kuat menahan serapan air usai hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir. “Sekarang sudah dalam proses pembersihan material,” katanya.

Lukman menambahkan, pihak kampus telah memutuskan pembelajaran jarak jauh usai cuaca ekstrem melanda Kota Padang. Beberapa hari lalu, salah satu tebing di area kampus juga longsor setelah hujan deras. (fx)

Baca Juga

Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Ilustrasi - temperatur saat panas. (Foto: geralt/pixabay.com
Sumbar Dilanda Cuaca Panas, Ini 5 Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit dan Aman Beraktivitas
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat kenaikan suhu karena berkurangnya awan di langit Kota Padang.
Panas! Suhu di Sumbar Tembus 33 Derajat Celsius, BMKG Ingatkan Bahaya Paparan Sinar UV
Macet di Sitinjau Lauik ulah truk bermasalah. (Dok. WAG Sitinjau Lauik)
Dua Jam Sitinjau Lauik Lumpuh Ulah Dua Truk Bermasalah, Jalur Padang–Solok Kembali Lancar
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan