BGN Dorong SPPG Urus Segera SLHS untuk Program MBG

Langgam.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar kegiatan Sosialisasi Kebijakan dan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis yang berlangsung sejak 15 hingga 17 Oktober 2025 di Axana Hotel, Padang.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti sebanyak 604 peserta yang merupakan perwakilan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Sumatera Barat (Sumbar), ahli gizi, dan akuntan.

Fokus utama dari kegiatan sosialisasi itu meliputi pemberian pemahaman dan edukasi kepada mitra SPPG, ahli gizi, dan akuntan tentang tata kelola program MBG mulai dari hulu sampai hilir.

Direktur Sistem Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional, Enny Indarti mengatakan, sosialisasi merupakan bagian penting dari sistem yang telah dirancang oleh BGN.

Ia menambahkan, setiap pelaksanaan program harus mengikuti arsitektur dan sistem yang telah ditetapkan oleh BGN agar tercipta kesinambungan antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah.

“Khusus untuk di Sumbar sendiri, kami melihat dapur SPPG-nya, terutama yang dikelola oleh Polda Sumbar, sudah baik dan mendapatkan pembinaan yang sesuai aturan. Dan bahkan SPPG di Sumbar ini sangat mementingkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” katanya.

Enny menyebut, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya BGN untuk mempercepat kepengurusan SLHS kepada setiap SPPG agar bisa memenuhi indikator kualitas dari program MBG itu sendiri.

“Kami juga memfasilitasi pengurusan sertifikat halal dan juga Rapid Test Kit untuk makanan tersebut sebelum diproduksi,” ujarnya.

Lebih lanjut Enny menyampaikan, selain sosialisasi terhadap tata kelola program MBG, dalam kegiatan ini juga diberikan edukasi tentang pengelolalaan keuangan dan virtual account.

Kemudian, pada sosialisasi ini juga dilakukan upaya pencegahan dan mitigasi terhadap potensi keracunan yang sempat terjadi di beberapa sekolah di Indonesia.

“Sudah ada penekanan dari Kepala BGN agar semua mitra, yayasan, dan SPPG untuk mengurus SLHS. Bahkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga memberikan Fasilitasi bagi mitra agar bisa cepat dalam pengurusan SLHS,” katanya.

Diharapkan kegiatan sosialisasi ini memberikan literasi bagaimana pengelolaan program MBG yang baik sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

“Kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi mitigasi agar kasus-kasus keracunan tidak terjadi lagi di Indonesia,” pungkasnya. (*/)

Tag:

Baca Juga

Beredar Surat Edaran Kontribusi Rp2 Juta per SPPG untuk Demo Program MBG Tidak Dihentikan 
Beredar Surat Edaran Kontribusi Rp2 Juta per SPPG untuk Demo Program MBG Tidak Dihentikan 
Aksi di DPRD Sumbar, Ratusan Relawan SPPG Minta Program MBG Tidak Dihentikan
Aksi di DPRD Sumbar, Ratusan Relawan SPPG Minta Program MBG Tidak Dihentikan
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Salah satu SPPG di Kota Padang yang tutup sementara selama libur sekolah. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Pemilik SPPG di Padang Sebut Relawan MBG Kehilangan Penghasilan: Mereka Penerima Manfaat!
Evaluasi Program MBG, Wako Padang: Pengembangan SPPG Harus Sesuai Aturan
Evaluasi Program MBG, Wako Padang: Pengembangan SPPG Harus Sesuai Aturan
Program MBG hadir sebagai wujud nyata kemerdekaan di bidang gizi. Program yang bukan sekadar bantuan makanan, tetapi investasi bangsa
Siswa MIN 3 Padang Tak Dapat MBG, SPPG Ulak Karang Akui Sempat Kehabisan Dana Operasional