Pemprov Sumbar Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir di 2 Daerah

Dinsos Sumbar menyalurkan ribuan kilogram beras reguler serta jenis kebutuhan logistik lain bagi warga terdampak banjir yang melanda

Dinsos Sumbar menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana banjir di Dharmasraya dan Limapuluh Kota. [foto: FB Humas.Sumbar]

Langgam.id – Dinas Sosial (Dinsos) Sumbar menyalurkan ribuan kilogram beras reguler serta jenis kebutuhan logistik lain bagi warga terdampak banjir yang melanda Dharmasraya dan Limapuluh Kota.

“Sebagaimana arahan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, kita langsung merespons laporan kejadian banjir yang melanda sejumlah kawasan di Dharmasraya dan Limapuluh Kota,” ujar Kepala Dinsos Sumbar, Syaifullah, Selasa (4/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) bersama Tagana sudah turun ke lokasi hingga Senin (3/3/2025) malam tadi untuk mengantar bantuan.

Syaifullah mengungkapkan bahwa untuk Dharmasraya, jenis bantuan yang disalurkan berupa 2.220 kg beras reguler milik Pemprov Sumbar yang tersimpan di gudang Bulog Sumbar.

Kemudian, juga disalurkan bantuan logistik lain serupa mi instan, pakaian, kain sarung, gula, kopi, dan lain-lain. Bantuan beras sendiri ditujukan bagi kurang lebih 1.850 jiwa terdampak di daerah tersebut.

“Sementara itu untuk ke Kabupaten Limapuluh Kota, tim dari Linjamsos bersama Tagana juga mengantar bantuan berupa makanan siap saji, makanan anak, kasur, selimut, dan tenda gulung dengan nilai bantuan Rp27 juta lebih,” beber Syaifullah.

Kabid Linjamsos Dinsos Sumbar, Jhonneri mengatakan, penyaluran bantuan dari Pemprov Sumbar ke lokasi terdampak bencana dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait.

“Hingga saat ini, kami terus berkoordinasi dengan Dinsos dan BPBD kabupaten/kota terkait situasai kebencanaan dan penanganan bencana. Mengingat cuaca yang masih fluktuatif, maka sesuai arahan untuk bergerak cepat, tentu kita akan terus siaga dan akan langsung turun ke lokasi jika terjadi bencana,” tuturnya.

Diketahui, banjir pada 3 Maret lalu melanda sebagian kawasan pada dua kecamatan di Dharmasraya dan sebagian kawasan pada dua kecamatan di Limapuluh Kota. (*/yki)

Baca Juga

Bulan Ramadan 1445 Hijriah akan memasuki 10 malam yang terakhir. Oleh karena itu dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dengan berdzikir,
Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat
Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Polisi Selidiki Dugaan Intimidasi Santri saat Beribadah di Limapuluh Kota
Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar