Percepatan Penanganan Bencana di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Sambangi BNPB

Percepatan Penanganan Bencana di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Sambangi BNPB

Gubernur Sumbar Mahyeldi berdiskusi dengan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah. (Foto: Adpsb)

Langgam.id – Upayakan percepatan penanganan dampak bencana yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar) pada awal tahun lalu. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta jajaran sambangi Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kedatangan Gubernur Mahyeldi tersebut disambut langsung oleh Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Deputi RR) BNPB, Jarwansyah.

Mahyeldi mengungkapkan, selama pertemuan berlangsung, pembicaraan fokus mengulik tentang dua hal. Pertama, terkait percepatan penanganan dampak bencana di Sumbar, kemudian yang kedua tentang peluang pendanaan untuk upaya penanganan itu sendiri.

“Alhamdulillah, tadi kita bertemu Pak Deputi RR BNPB dan bahas beberapa hal, diantaranya, seputar percepatan penanganan dampak bencana banjir bandang dan lonsor baik yang di Pessel, maupun yang di Agam, Padang Panjang dan Tanah Datar. Kemudian kita juga membicarakan peluang-peluang pendanaannya,” ungkap Mahyeldi, dikutip dari Adpsb, Minggu (21/7/2024).

Lampiran Gambar

Terkait dengan peluang pendanaan, sambung Mahyeldi, secara umum itu akan diusulkan melalui APBN. Sebagai penguatan, usulan itu nantinya juga akan disertai dengan rekomendasi dari BNPB.

“Dukungan BNPB itu dikatakan Deputi RR, akan diberikan dalam dua bentuk, pertama dengan pemanfaatan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB dan yang kedua dalam bentuk surat rekomendasi ke kementerian terkait,” jelas Mahyeldi.

Mahyeldi kemudian menegaskan, agar upaya percepatan ini bisa segera membuahkan hasil, dalam waktu dekat dirinya akan menugaskan OPD terkait untuk berkoordinasi dengan jajaran teknis di BNPB. Menurutnya, ini penting dan mesti terkawal, sebab urusan ini berkaitan erat dengan sektor strategis daerah.

Lampiran Gambar

“Solusi terkait hal ini harus cepat karena semuanya vital, ada pemukiman masyarakat, ada irigasi dan ada kebutuhan pangan. Jangan sampai memicu krisis, itu yang kita antisipasi,” tegasnya.

Tampak hadir sejumlah pejabat dilingkup Pemprov Sumbar yang turut mendampingi Gubernur dalam pertemuan tersebut, antara lain, Plt. Kepala Dinas PSDABK, Liwanto; Kalaksa BPBD, Rudy Rinaldi; Kepala Dinas BMCKTR, Era Sukma Munaf; Kepala Dinas PERKIMTAN, Rifda Suriani; Kepala Biro Adpim, Mursalim (*/Fs)

Baca Juga

Pemprov Sumbar Tegaskan Gubernur Mahyeldi ke Jepang Diundang ADB, Pergi Tanpa Uang APBD
Pemprov Sumbar Tegaskan Gubernur Mahyeldi ke Jepang Diundang ADB, Pergi Tanpa Uang APBD
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Pemberantasan Tambang Ilegal, Gubernur Mahyeldi: Tak Cukup Penindakan Aparat, Perlu Peran Serta Masyarakat
Inovasi Jadi Ukuran Kinerja, Mahyeldi Minta Tiap Pejabat Ciptakan Minimal Satu Program Baru
Inovasi Jadi Ukuran Kinerja, Mahyeldi Minta Tiap Pejabat Ciptakan Minimal Satu Program Baru
Gubernur Mahyeldi Resmikan Rumah Tahfiz Baitul Huffazh di Tanah Datar
Gubernur Mahyeldi Resmikan Rumah Tahfiz Baitul Huffazh di Tanah Datar
Gubernur Mahyeldi: Idul Adha Momentum Meneguhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Gubernur Mahyeldi: Idul Adha Momentum Meneguhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Mahyeldi Berang Soal Abu Janda Sebut Warga Sumbar Suku Barbar, Minta Polisi Bertindak