BIM Kembali Ditutup Sementara Dampak Abu Gunung Marapi

BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatra Barat pada September 2025 melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau

Bandara Internasional Minangkabau (BIM) merupakan pintu masuk bagi wisatawan mancanegara ke Sumbar. [foto: IG @minangkabauairport_ap2]

Langgam.id – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ditutup sementara pada hari ini Kamis (28/3/2024) mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Marapi.

Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI, Capt. Megi H. Helmiadi, mengatakan bahwa penutupan bandara dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Dikarenakan sebaran abu vulkanik sudah mencapai Bandara Internasional Minangkabau (BIM), maka bandara kami tutup atau hentikan operasi pesawat udaranya dari pukul 10.00 WIB sd 14.00 WIB,” ujar Megi dalam keterangan tertulisnya.

Penutupan bandara BIM dapat berakibat pada penundaan dan pembatalan penerbangan. Pihak bandara mengimbau kepada para penumpang untuk selalu mengecek informasi terbaru terkait penerbangan mereka kepada maskapai penerbangan masing-masing.

“Demikian yang dapat kami sampaikan, harap maklum,” kata Megi.

Sejak Rabu (27/3/2024) dinihari, Gunung Marapi yang berada di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar kembali mengalami erupsi. Selain dua kabupaten tersebut, daerah terdekat yang ikut merasakan dampaknya adalah Kota Padang Panjang dan Bukittinggi. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Pemko Padang Klaim 53.264 Warga Sudah Nikmati BPJS Gratis hingga Mei 2026
Pemko Padang Klaim 53.264 Warga Sudah Nikmati BPJS Gratis hingga Mei 2026
Pemko Padang Sosialisasikan Penataan Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diajak Terlibat
Pemko Padang Sosialisasikan Penataan Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diajak Terlibat
Ribuan Warga Padang Tumpah Ruah Ramaikan Puncak Milad PKS ke-24
Ribuan Warga Padang Tumpah Ruah Ramaikan Puncak Milad PKS ke-24
Mahyeldi Ajak Diaspora dan Perantau Minang Bersinergi Bangun Sumbar
Mahyeldi Ajak Diaspora dan Perantau Minang Bersinergi Bangun Sumbar
Bioekonomi Bermodal Dasar Lahan Merebut Hutan
Bioekonomi Bermodal Dasar Lahan Merebut Hutan
Dosen Fakultas Syariah UIN IB Padang Aidil Aulya (ist)
Padang Darurat Air dan Alasan Usang yang Berulang!