Usai Operasi, Kondisi Alexa Balita Penderita Tulang Kaki Keropos Mulai Membaik

Usai Operasi, Kondisi Alexa Balita Penderita Tulang Kaki Keropos Mulai Membaik

Alexa, penderita tulang keropos, butuh uluran tangan para dermawan. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Alexa Benetta, balita asal Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar) yang mengalami tulang kaki keropos telah menjalani operasi di Rumah Sakit Murni Teguh, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), Selasa (5/11/2019) kemarin. Raut wajah balita 3,5 tahun ini tampak ceria, hal ini terlihat dari foto yang dikirim oleh pihak keluarga.

Menurut Ayah kandung Alexa, Fabianus Faozanolo Lawolo, anak sulungnya terlihat mulai membaik setelah menjalani operasi pembersihan tulang-tulang keropos dan luka yang ada di kaki kanannya. Operasi yang dilakukan tim dokter berlangsung selama dua jam.

“Berkat Tuhan, operasinya berjalan lancar. Kini Alexa masih mendapat perawatan dan masih berada di rumah sakit, di ruangan inap. Sampai kapan dirawat juga belum tahu,” ujar Fabianus dihubungi Langgam.id, Rabu (6/11/2019).

Secara keseluruhan, Fabianus belum mengetahui bagaimana hasil operasi yang dijalani anaknya tersebut. Begitupun, apakah ada tahap operasi lanjutan yang akan dijalani Alexa. Namun, ia mengungkapkan, untuk kondisi Alexa saat ini terbilang membaik dari sebelumnya.

“Udah membaik kondisi Alexa setelah operasi ini. Ya kadang kalau malam tetap sering nangis, apakah karena masih sakit atau apa. Tapi pihak dokter sudah mengambil hasil rontgen di kaki kanan Alexa,” katanya.

Fabianus mengakui pihak rumah sakit belum membahas pembiayaan untuk Alexa.  Menurutnya, Yayasan HOPE (Harapan Oasis Peduli Empati) Kota Medan telah berkoordinasi dengan rumah sakit sebelumnya. Hingga kini, diakuinya, donasi untuk Alexa terus mengalir.

“Teman-teman kerja juga pada jenguk Alexa, banyak yang perhatian dengan Alexa. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas bantuan selama ini hingga akhirnya Alexa dapat menjalankan operasi,” tuturnya.

Seperti diketahui, Alexa mengalami tulang kaki keropos berawal saat proses belajar berjalan pada usia 1,5 tahun. Ketika belajar berjalan tersebut, Alexa tak sengaja terjatuh lalu kaki kanannya tersandung hingga menyerit kesakitan.

Kekhawatiran Fabianus beserta istrinya Vhenty Widya Zalukhu semakin besar kala melihat kaki Alexa membengkak. Untuk mengobati kaki putrinya, pasangan ini membawa Alexa ke tempat tukang urut. Namun bukannya membaik, kaki kanan Alexa justru susah digunakan untuk berjalan. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

Batuk Kering Tak Kunjung Sembuh? Kenali Gejala Fibrosis Paru Sejak Dini
Batuk Kering Tak Kunjung Sembuh? Kenali Gejala Fibrosis Paru Sejak Dini
Sering Lupa dan Tersesat Bisa Jadi Tanda Demensia, RSUP M Djamil Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
Sering Lupa dan Tersesat Bisa Jadi Tanda Demensia, RSUP M Djamil Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-49, PWM Se-Sumatera Lahirkan Risalah Bukittinggi
BKSDA Sumbar mendatangkan mahout dari Riau untuk mengobservasi perilaku gajah Zidan dan Lia di TMSBK Bukittinggi. (Dok. Istimewa)
BKSDA Datangkan Mahout dari Riau, Observasi Gajah Zidan dan Lia di Bukittinggi
Tak Cukup Lihat Kemasan, Orang Tua Diminta Cek Asal dan Proses Produksi Susu Anak
Tak Cukup Lihat Kemasan, Orang Tua Diminta Cek Asal dan Proses Produksi Susu Anak
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar