Dishub Padang Sebut Sistem Derek Kendaraan Parkir Sembarangan Ditunda Karena Demo Mahasiswa

Dishub Padang Sebut Sistem Derek Kendaraan Parkir Sembarangan Ditunda Karena Demo Mahasiswa

Salah satu contoh mobil yang parkir sembarangan di Kota Padang (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Adanya sejumlah aksi demonstrasi mahasiswa beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang sebut penerapan sistem derek bagi kendaraan yang parkir sembarangan ditunda.

Sebelumnya, Dishub Kota Padang merencanakan akan menerapkan sistem derek bagi kendaraan yang parkir sembarangan mulai 01 Oktober 2019.

“Sebenarnya, kta sudah berencana untuk menerapkan sistem derek ini. Namun, karena adanya sejumlah aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Padang, penerapan sistem derek ini ditunda untuk sementara waktu,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Padang, Dian Fakri melalui rilis yang diterima Langgam.id, Senin (7/10/2019).

Dikatakannya, untuk penerapan sistem derek, menunggu suasa kondusif dulu. “Ada saran dan masukan dari berbagai pihak. Selambat-lambatnya bulan ini kita terapkan,” jelasnya.

Sistem derek bagi kendaraan yang parkir sembarangan, menurut Dian untuk memberikan efek jera bagi pengendara kendaraan roda empat yang kerap parkir di bahu jalan.

“Kalau sistem ini sudah diterapkan, kita pberharap akan memberikan efek jera, sehingga tidak ada lagi yang parkir sembarangan, apalagi di bahu jalan yang sering menyebabkan kemacetan,” ucapnya. (*/ZE)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi