Kronologi dan Kasus Pria di Agam Meninggal Dunia Usai Ditangkap Polisi

Langgam.id - Polisi meringkus pelaku pembunuhan siswi SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumbar bernama Ayu Oktavia (18).

Ilustrasi. [Foto: Soumen82hazra/pixabay.com]

Langgam.id – Seorang pria berusia 34 tahun di Kabupaten Agam dilaporkan meninggal dunia usai bergumul (bergulat-red) dengan dua personel polisi ketika akan ditangkap, Rabu (9/3/2022).

Keterangan polisi, pria itu akan ditangkap karena diduga terlibat kasus eksploitasi anak.

Kepala Kepolisian (Kapolres) Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan, penangkapan pria itu juga berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/53/III/2022 tanggal 5 Maret 2022.

Bahkan, kata Dwi, setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, pria itu juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan surat penangkapan juga sudah diterbitkan.

“Atas dasar itulah, pria itu akan ditangkap, dengan informasi dia sedang berada di sebuah pondok di salah satu perkebunan sawit miliknya,” ujar Dwi kepada Langgam.id, Kamis (10/3/2022).

Dijelaskan Dwi, setelah memastikan tersangka di lokasi, anggotanya bergerak menuju lokasi. Karena tidak memungkinkan dicapai dengan mobil, maka dua orang personel mengendarai sepeda motor.

“Sedangkan dua unit mobil yang ditumpangi tujuh orang anggota lainnya berjalan kaki menuju lokasi penangkapan,” jelasnya.

Dwi menyebutkan, dua orang anggotanya yang mengendarai sepeda motor lebih dulu tiba di lokasi. Lalu, seorang personel mendobrak pintu bagian belakang pondok.

“Saat itu, jarak kedua personel sekitar tiga meter. Ketika pintu didobrak, terlihat pelaku lari ke sisi kiri ruangan dan mengambil mengambil sabit atau parang,” ucapnya.

Menurut personel yang ada di lapangan, kata Dwi, atas tindakan tersangka, personel merasa terancam dengan tindakan tersebut.

“Karena merasa terancam dengan perlawanan, seorang personel berupaya mengamankan, sehingga terjadi pergumulan,” jelas Dwi.

Lebih lanjut dikatakan Dwi, personel satunya lagi datang membantu, sehingga tersangka dapat diamankan. Kemudian, personel yang lainnya juga tiba di lokasi.

“Sekitar 15 menit kemudian, barulah personel lainya (pakai mobil) datang di TKP dan saat itu nampak bagian hidung dan mulut tersangka berdarah,” katanya.

Meninggal dalam Perjalanan

Akibat mengalami luka dalam pergumulan dengan personel polisi, menurut Dwi, pria itu mengalami luka dan dibawa ke RSUD Lubuk Basung untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Malam harinya, tersangka dirujuk ke RSUP M Dajmil Padang. Namun, dalam perjalanan (ke Padang) tepatnya di Sungai Limau tersangka hilang kesadaran dan dibawa ke Puskesmas Sungai Limau,” paparnya.

Namun, lanjut Dwi, saat diperiksa di Puskesmas Sungai Limau, tersangka dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Seorang Pria di Agam Meninggal Dunia Usai Ditangkap Polisi

“Jenazahnya di bawa kembali ke RSUD Lubuk Basung. Sekira pukul 22.00 WIB, jenazahnya di antarkan Polres Agam ke rumah duka,” katanya.


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Agam Dapat Alokasi Rp.2,4 M Untuk 112 KK untuk Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Tahap I
Agam Dapat Alokasi Rp.2,4 M Untuk 112 KK untuk Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Tahap I
Mobnas Tabrak Bocah di Pariaman
Respons Pemkab Agam Soal Pengadaan Mobil Dinas
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang