PPKM Berkepanjangan Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Padang Tak Stabil

PPKM Berkepanjangan Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Padang Tak Stabil

Ilustrasi hotel. [pixabay]

Langgam.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Padang membuat bisnis perhotelan dan restoran terdampak. Meski aturan PPKM dilonggarkan perlahan, bisnis di dua sektor itu belum stabil.

“Penetapan PPKM ini karena faktor jumlah masyarakat yang divaksin masih sedikit. Jadi mengenai hal ini, sedikit mempersulit sektor bisnis hotel dan restoran di Padang,” kata Sekretaris Jendral Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran kepada langgam.id, Kamis (23/9/2021).

“Bagi pembisnis saat ini masih dapat bergerak. Karena pemerintah sendiri juga memberikan keleluasaan terhadap kami. Tapi keleluasaan masih mengikuti prosedur dalam peraturan PPKM, Ini masi belum membuat bisnis hotel stabil,” imbuhnya.

Selain karena PPKM, kondisi bisnis perhotelan dan restoran menurutnya juga dipengaruhi oleh aturan perjalanan darat ataupun udara. Syarat vaksin dan tes PCR membuat jumlah kunjunga wisatawan menurun sehingga hotel dan restoran juga sepi.

“Untuk harga PCR saat ini masih terlalu tinggi, dan hasil PCR ini hanya berlaku beberapa hari, jadi pemerintah masih harus menurunkan harga serta menambah jumlah labor medis, agar mempermudah masyarakat dalam berliburan atau berjalan jauh,” ujarnya.

Dia juga berharap pemerintah dapat mendorong masyarakat di Padang untuk mengencarkan vaksinasi. Hal ini menurutnya dapat menurunkan level PPKM di Padang.

“Kami juga sudah pernah menyurati Gubernur beberapa waktu yang lalu, dan juga kami sudah sempat diskusi dengan Kementrian Kesehatan. Yang mana kami meminta solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh pembisnis,” kata dia.

Baca Juga

Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir di Kota Padang, BNPB Catat Tinggi Air Capai 1,5 Meter
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang