Rektor ITP: Prospek Kerja Bidang Teknik Tak Terpengaruh Pandemi

Rektor ITP: Prospek Kerja Bidang Teknik Tak Terpengaruh Pandemi

Gedung rektorat Institut Teknologi Padang (ITP). (Foto: dok humas)

Langgam.id – Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) Hendri Nofrianto mengatakan peluang kerja di bidang pembangunan infrastruktur dan keteknikan tidak mengalami dampak langsung dari pandemi Covid-19.

Menurutnya, peluang kerja di proyek-proyek infrasktruktur dan bidang teknik lainnya tetap berjalan di tengah pandemi. Padahal, bidang – bidang usaha lainnya mengalami dampak sangat signifikan akibat penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah.

“Pandemi ini memang membuat banyak sektor usaha lumpuh. Tetapi alhamdulillah, bidang kontruksi bidang pembangunan infrastruktur tidak terdampak. Artinya peluang kerja mahasiswa teknik masih terbuka lebar,” ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Menurutnya, peluang itu harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh perguruan tinggi dengan fokus keilmuan bidang teknik, untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan.

“Kami di ITP terus berupaya untuk meningkatkan standar mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan berkualitas yang siap bersaing di dunia kerja,” katanya.

Ia mengatakan ITP tahun ini menerima 1.000 orang mahasiswa baru, dengan dua fakultas yang menaungi sembilan program studi atau jurusan. “Tahun ini saja kita membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan kouta 1.000 orang mahasiswa. Jika dibandingkan tahun lalu, terjadi peningkatan pendaftar,” jelasnya.

Adapun, program studi di ITP antara lain untuk program sarjana, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Geodesi, Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Teknik Lingkungan. Kemudian untuk program diploma tiga, yaitu Teknik Sipil, Teknologi Listrik, dan Teknik Mesin.

Hendri menyebutkan untuk calon mahasiswa baru bisa melakukan pendaftaran melalui website spmb.itp.ac.id dengan pilihan beberapa jalur masuk, seperti jalur reguler, jalur beasiswa yayasan, beasiswa KIP kuliah, jalur prestasi dan jalur kelas mitra.

Baca Juga

Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
6 Fakta Siswa MA Al Furqan Padang Nunggak Seragam Rp300 Ribu hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
Kepsek MA Al Furqan Soal Emosi Tagih Biaya Seragam Siswa: Saya Didesak Pembuat Baju
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Pengakuan Kepsek MAS Al Furqan Padang Usai Heboh Keluarkan Siswa: Cuma Bercanda, Emosi Sesaat!
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Opini “Bersyukur Masih Nomor Dua” oleh Gamawan Fauzi (Gubernur Sumatera Barat Periode 2005-2009), mengangkat isu tentang capaian pendidikan
Membunuh Ilmu atas Nama Lapangan Kerja: Negara Gagal, Prodi yang Ditutup?