2 Hari Penyekatan Mudik, Kapolda Sumbar: Tidak Ada yang Menerobos

2 Hari Penyekatan Mudik, Kapolda Sumbar: Tidak Ada yang Menerobos

Kapolda Sumbar Irjen Toni Hermanto dan Wagub Audy Joinaldy. (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Ratusan kendaraan diputar balik pihak kepolisian karena mencoba memasuki wilayah Sumatra Barat (Sumbar). Tindakan ini dilakukan sesuai dengan kebijakan larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah yang dimulai sejak Kamis (6/5/2021).

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, dalam dua hari pemberlakuan kebijakan larangan mudik tidak ditemukan adanya warga yang berani menerobos. Semua kendaraan ditindak tegas dengan putar balik.

Ia menegaskan sosialisasi sebelum pemberlakuan telah dilakukan. Sehingga tidak ada alasan untuk tetap melaksanakan aktivitas mudik.

“Sosialisasi sudah jauh hari ya. Belum ada pelanggaran dari warga, masyarakat yang menerobos (penyekatan),” kata Toni usai rapat koordinasi dengan bupati dan wali kota se-Sumbar, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Polda Sumbar Pastikan Tak Lakukan Penyekatan Mudik Lokal

Sebelumnya, 165 kendaraan diputar balik lantaran tetap nekad mudik memasuki Sumbar. Kendaraan yang diputar balik itu di antaranya 68 kendaraan sepeda motor, 75 mobil pribadi, 14 bus dan delapan travel.

“Itu semua hasil rekap dari petugas di pos perbatasan Sumbar di hari pertama larangan mudik,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Satake Bayu menyebutkan jumlah pemudik yang naik kendaraan dan mencoba masuk wilayah Sumbar mencapai 3.263 orang. Namun mereka gagal karena disekat di perbatasan.

“Di perbatasan 10 lokasi penyekatan anggota standby, itu Polri ada sebanyak 225 personel, dari TNI 38 personel, Satpol PP 48 personel dan lainnya 50 personel,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polda Sumbar Gelar Operasi Pekat Singgalang 2026 Jelang Ramadan, Sasar Judi hingga Tawuran
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 huntara
Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga
Polda Sumbar mendirikan 66 pos pengamanan pada Operasi Lilin Singgalang 2025 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 19 Desember
Polda Sumbar Dirikan 66 Pos Pengamanan Selama Operasi Lilin Singgalang 2025
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada anggota Polri yang menjadi korban bencana Sumbar
170 Personel Polri Terdampak Bencana di Sumbar, Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan