83 Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Nelayan Koto Tangah Padang Sembuh

83 Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Nelayan Koto Tangah Padang Sembuh

Tempat karantina di Rumah Nelayan di Koto Tangah, Kota Padang. (foto: Pemko Padang)

Langgam.id Sebanyak 83 pasien covid-19 yang dirawat di Rumah Nelayan di Kota Tangah, Kota Padang sudah sembuh. Jumlah pasien sembuh ini didapat setelah Pemko Padang membuka tempat isolasi mandiri tersebut selama dua pekan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid mengatakan, pada Minggu (30/5/2021) saja, ada 47 orang sudah dibolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Sedangkan 36 orang lainnya sudah duluan pulang,” ucap Ferimulyani, Minggu (30/5/2021).

Hingga saat ini terangnya, tempat karantina di Koto Tangah selalu kedatangan pasien covid-19. Sebanyak 177 tempat tidur telah disiapkan di tiap rumah nelayan yang dijadikan tempat karantina.

“Hingga Minggu (30/5/2021) ini, terisi sebanyak 124 tempat tidur,” ungkapnya.

Ferimulyani mengajak masyarakat  untuk tidak melakukan mobilitas tinggi. Tetap berada di rumah agar tidak terpapar covid-19.

“Hindari kerumunan, tidak usah silaturrahim secara langsung, cukup lewat telepon atau yang lainnya, serta taat protokol kesehatan,” harap Ferimulyani. (*/yki)

 

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian