6 Tenaga Kesehatan di Puskesmas Pengambiran dan Andalas Padang Positif Corona

Pesisir Selatan

Ilustrasi - penanganan corona (covid-19). (Foto: Gerd Altmann/pixabay.com)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang mengkonfirmasi sebaran kasus virus corona (covid-19) telah sampai ke pusat pelayanan kesehatan tingkat kelurahan di dua kecamatan. Bahkan, 6 orang tim kesehatan dinyatakan positif covid-19 dari hasil pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung (spesimen).

Kasus yang terkonfirmasi positif itu masing-masing berada di Puskesmas Pengambiran, Kecamatan Lubuk Begalung dan Puskesmas Andalas, Kecamatan Padang Timur. Puluhan staf dan tim medis di dua puskesmas itu juga telah menjalani pemeriksaan swab.

“Sekitar 35 orang staf puskesmas juga kami lakukan pemeriksaan swab. Tentu kita menunggu hasilnya, mungkin beberapa hari lagi hasilnya keluar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani Hamid saat jumpa pers online yang diadakan IJTI Sumbar, Sabtu (18/4/2020) malam.

Ferimulyani mengatakan adanya temuan kasus di pelayanan kesehatan ini berawal dari hasil penelusuran (tracking), setelah satu tim medis terkonfirmasi positif.

Baca juga : Pengambiran Klaster Baru Penyebaran Virus Corona di Padang

Seorang tim medis yang positif corona ini, kata dia, awalnya tertular di salah satu klinik di Kota Padang.

“Dari kasus positif ini tentu kami kembangkan di keluarga, di rumah, kemudian pada orang-orang yang kontak dengan yang satu ini. Maka bertemulah kasus-kasus lainnya. Setelah kami lihat, ternyata penularannya berasal dari tempat dia bekerja di luar puskesmas,” ujarnya.

Baca juga : Update Covid-19 di Sumbar: 72 Orang Positif, 13 Sembuh dan 7 Meninggal

Ia mengakui setelah sebaran virus sampai ke puskesmas, beberapa layanan untuk masyarakat mulai dibatasi, agar virus tidak menyebar. Namun untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi secara maksimal.

“Untuk layanan tindakan kami tiadakan, sesuai dengan edaran dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia bahwa kegiatan medis yang sifatnya tindakan itu ditunda dulu kemudian. Untuk IGD tetap buka,” tuturnya.

Baca juga : Aturan Berkendaraan Selama PSBB di Sumbar

Seperti diketahui, terhitung Sabtu (18/4/2020) jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kota Padang mencapai 48 orang, enam di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan delapan orang sembuh. Kasus-kasus positif ini telah tersebar di sembilan kecamatan dan 26 kelurahan di Kota Padang. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre