5 Lagi Warga Sumbar Sembuh dari Corona, Total 157 Orang

10 Dokter Positif Corona di Pasaman Barat Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi Negatif Virus Corona (Foto: fernandozhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Selain bertambahnya angka kasus positif Virus Corona (Covid-19), pasien positif corona di Sumatra Barat (Sumbar) yang dinyatakan sembuh juga semakin bertambah. Hari ini, Jumat (22/5/2020) dilaporkan 5 warga Sumbar sembuh dari Covid-19.

Dengan demikian, total warga Sumbar yang telah dinyatakan sembuh dari corona hingga saat ini sebanyak 157 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, penambahan warga Sumbar yang dinyatakan sembuh itu berdasarkan hasil pemeriksaan di di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang dan Balai Veteriner Bukittinggi.

“Dari 1.073 sampel yang diperiksa, 5 orang dinyatakan sembuh, dan 2 orang positif. Lalu, juga ada 1 orang yang dinyatakan meninggal dunia,” ujar Jasman, Jumat (22/5/2020).

Sementara itu, Kepala Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand, Andani Eka Putra mengatakan angka positif Covid-19 yang ditemukan di Sumbar sudah semakin sedikit.

Bahkan, dari seribuan sampel yang diperksa, hanya 2 kasus positif yang ditemukan. “Karena banyak tracing,” ujar Andani.

Berikut rincian warga Sumbar yang hari ini dilaporkan sembuh dari Virus Corona:

  1. Seorang pria berumur 38 tahun. Warga Kuranji, Kota Padang, berprofesi sebagai tenaga kesehatan. Ia terinfeksi karena kontak dengan kasus positif, ia merupakan pasien di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.
  2. Seorang wanita umur 17 tahun, warga Kelurahan Andalas, Kota Padang. Ia berstatus sebagai pelajar. Pasien terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi dan merupakan pasien di Semen Padang Hospital (SPH)
  3. Seorang pria umur 58 tahun, warga Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, berprofesi sebagai tenaga kesehatan. Ia terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, dan merupakan pasien di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.
  4. Seorang wanita berumur 60 tahun, warga Mato Aia, Kota Padang. Status sebagai ibu rumah tangga dan terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, ia merupakan pasien di RSUD Rasidin Padang.
  5. Seorang wanita umur 26 tahun, warga Pauh, Kota Padang, berprofesi sebagai tenaga kesehatan, ia terinfeksi karena kontak dengan spesimen darah kasus positif Covid-19 di RSUP M Djamil. Ia juga merupakan pasien di RSUP M Djamil Padang.

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang