5 Januari dalam 4 Catatan Sejarah Sumatra Barat

5 Januari dalam 4 Catatan Sejarah Sumatra Barat

Hari Ini dalam Catatan Sejarah. (Ilustrasi: Syafii/Langgam.id)

Langgam.id - Sejumlah literatur mencatat tanggal 5 Januari dalam sejarah Sumatra Barat. Pada tanggal tersebut, terjadi empat peristiwa di wilayah Sumbar pada 1837, 1948, 1949 dan 1951:

5 Januari 1837
Gubernur Jenderal Kirim Panglima Tentara ke Sumbar
.
Batavia - Gubernur Jenderal Hindia Belanda Dominique Jacques de Eerens mengirim Panglima Tentara Hindia Belanda Jenderal Mayor FD Cochius ke Sumatra Barat pada 5 Januari 1837. Komandan bala tentara Belanda ini dikirim karena kekalahan besar-besaran Belanda oleh pasukan Padri yang dipimpin Tuanku Imam di Bonjol. Cochius dikirim selain untuk mengevaluasi masalah kekalahan tersebut, juga untuk memberi saran untuk penyelesaian konflik bersenjata Belanda dengan Padri yang terlah berlangsung bertahun-tahun.
.
Sumber:
- Muhamad Radjab dalam "Perang Padri di Sumatra Barat 1803-1838" (1964)
- Sartono Kartodirdjo dalam "Sejarah Perlawanan-Perlawanan terhadap Kolonialisme" (1973) hlm 116

5 Januari 1948
Bung Hatta Dijemput ke Bukittinggi
.
Bukittinggi - Rombongan Perdana Menteri Mr. Amir Syarifudin mendarat di Lapangan Udara Gadut pada 5 Januari 1948. Dalam rombongan ini ikut Sutan Syahrir (mantan Perdana Menteri), Prawoto (Masyumi), dan Zaenal Baharudin (Pemuda). Kedatangan rombongan tersebut, untuk menjemput menjemput Wakil Presiden Mohammad Hatta yang menetap di Bukittinggi sejak 29 Juli 1948. Sebelumnya, Bung Hatta sempat hampir terkepung oleh tentara Belanda di Sumatra Utara saat terjadi Agresi Militer I, tak bisa ke Yogyakarta sehingga dankemudian menetap di Bukittinggi untuk sementara waktu.
.
Sumber:
- Moehammad Hasan dan Mohammad Isa dalam "Meester Teuku Moehammad Hasan: Memoir Gubernur Sumatera dari Aceh" (1999)
- Mohammad Hatta dalam "Memoir" (1979)

5 Januari 1949
Tentara Belanda Kuasai Pauh Kamba
.
Padang Pariaman - Tentara Belanda menguasai Pauh Kamba, Padang Pariaman menjelang sore 5 Januari 1949, dalam lanjutan agresi militernya. Serangan tersebut dimulai sehari sebelumnya dari arah Lubuk Alung. Bersamaan dengan itu, dari arah Sicincin tentara Belanda juga menyerang ke arah Sungai Sariak. Di hari yang sama, Komandan Tentara Belanda Jenderal Spoor mengumumkan, bahwa operasi militer Belanda di Sumatra sudah selesai. Spoor memerintahkan penghentian permusuhan. Namun, menurut AH Nasution, tentara Belanda sudah di ambang segala macam kesulitan. Karena, TNI secara berangsur-angsur telah dapat mengatur diri kembali sesudah mengalami serangan pendadakan Belanda pada hari-hari pertama agresinya.
.
Sumber:
- Ahmad Husein dkk dalam "Sejarah Perjuangan Kemerdekaan R.I. di Minangkabau/Riau 1945-1950 II" (1992) hlm 152
- Abdul Haris Nasution, dalam "Sekitar Perang Kemerdekaan Indonesia-Volume 10" (1977) hlm 235

5 Januari 1951
Pemerintah Pusat Membekukan DPR Sumatra Tengah
.
Jakarta - Pemerintah pusat membekukan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Sumatra Tengah (DPRST) pada 5 Januari 1951 melalui PP Nomor 1 Tahun 1951 yang ditandatangani Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Natsir. Pembekuan tersebut merupakan buntut penolakan DPRST terhadap Ruslan Mulyoharjo yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai pelaksana tugas gubernur. Konflik ini berawal sejak 1950, saat DPRST mengajukan mosi tidak percaya pada kepemimpinan Gubernur M. Nasroen dan meminta menggantinya dengan empat calon gubernur yang diusulkan DPRST yakni Ilyas Yakub, Sutan Mohammad Rasjid, Mohammad Djamil dan A. Rahim Usman.
.
Sumber:
- PP Nomor 1 Tahun 1951
- Gusti Asnan dalam "Antara Daerah dan Negara: Indonesia Tahun 1950-an"

Baca Juga: Aksi DPR Sumatra Tengah, Awal Perlawanan pada Pemerintah Pusat

Catatan: Tulisan ini diperbarui dan dilengkapi pada 5 Januari 2021 (HM)

 

 

Baca Juga

MSI Sumbar Dorong Penetapan Cagar Budaya Melalui Tahapan Akademik
MSI Sumbar Dorong Penetapan Cagar Budaya Melalui Tahapan Akademik
Robohnya Batu Bata Sejarah
Robohnya Batu Bata Sejarah
Seminar Front Palupuh Ungkap Perlawanan Sengit Menghadang Belanda 74 Tahun Lalu
Seminar Front Palupuh Ungkap Perlawanan Sengit Menghadang Belanda 74 Tahun Lalu
29 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
29 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
27 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
27 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
26 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat
26 November dalam Catatan Sejarah Sumatra Barat