40 Orang Positif Covid-19, Ratusan Penghuni Lapas Muaro Padang Jalani Tes Swab

Bertambah 32, Total Kasus Covid-19 di Sumbar Tembus 510 Orang

Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Lembaga Pemasyarakata (Lapas) Kelas II A Muaro Padang akan melaksanakan tes swab bagi seluruh warga binaan. Keputusan itu dilakukan menyusul adanya 40 warga binaan yang telah dinyatakan positif covid-19.

Kepala Pengamanan Lapas Muaro Padang Bagus Dwi Siswandono mengatakan, total ada 911 warga binaan saat ini. Sebanyak 40 orang diantaranya telah dilakukan tes swab dan positif covid-19, sehingga dilanjutkan proses tracking dan tracing kepada seluruh warga binaan.

“Mereka yang positif telah menjalani karantina, mereka rata-rata warga binaan dari blok B, dengan kasus seperti narkoba dan kriminal umum,” katanya Senin (2/11/2020).

Pihaknya akan melakukan tes swab kepada seluruh warga binaan. Hal itu dilakukan secara bertahap dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Padang. Warga binaan yang di tes swab diutamakan yang telah berumur 50 tahun ke atas dan yang punya penyakit penyerta.

“Warga binaan akan tes swab berikutnya secara bertahap, yang diutamakan umur 50 tahun ke atas, punya penyakit penyerta, dan yang biasanya berobat dalam beberapa waktu terakhir di klinik Lapas,” katanya.

Hal itu dilakukan bertujuan untuk memutus penyebaran covid-19 di Lapas Muaro Padang. Selain warga binaan, sebanyak 128 pegawai di Lapas juga akan menjalani tes swab secara bertahap.

Selain itu, pihak Lapas juga meningkatkan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan bagi yang berkunjung ke Lapas, termasuk petugas. Sebab dari mereka bisa menjadi jalur penyebaran covid-19.

“Kita mulai dari cek suhu, cuci tangan, dan pakai masker, semuany tidak boleh lupa,” katanya.

Kemudian untuk penitipan barang juga diberhentikan sampai tiga hari ke depan. Hal itu dilakukan karena menunggu hasil tes swab dari petugas. Petugas menjalani tes swab secara bertahap. Pihaknya menjamin semua petugas tetap melaksanakan tugas seperti biasa.

Kemudian kegiatan pembinaan di Lapas saat ini juga dikurangi intensitasnya seperti program spritual. Saat ini kegiatan lebih difokuskan kepada peningkatan kesehatan warga binaan seperti melakukan olahraga dan berjemur di pagi hari.

Selain itu, pihak lapas juga melakukan sterilisasi area Lapas termasuk rumah dinas dengan melakukan penyemprotan disinsefektan yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Padang. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter