4 Desa Wisata di Sumbar Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Langgam.id-Desa Wisata di Sumbar

Empat desa wisata di Sumbar yang masuk ADWI 2021. [foto: IG @anugerahdesawisataindonesia]

Langgam.id – Penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sudah mengerucut menjadi 50 besar se-Indonesia. Dari Sumbar, ada empat desa wisata yang masuk dalam jajaran 50 besar tersebut.

Pantauan di laman instagram @anugerahdesawisataindonesia pada Senin (23/8/2021), empat desa wisata dari Sumbar tersebut yaitu, Desa Wisata Sungai Batang (Agam) dan Desa Wisata Apar (Pariaman).

Kemudian, Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu (Tanah Datar) dan Desa Wisata Saribu Gonjong (Limapuluh Kota). Sebelumnya, ada sembilan desa wisata di Sumbar yang masuk 100 besar ADWI 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, bahwa ada lebih 70 ribu desa di seluruh Indonesia.

Kemudian terangnya, terdapat 1.831 peserta desa wisata yang hebat-hebat dan sudah ikut ADWI 2021 dari 34 provinsi.

Sandiaga mengungkapkan, rangkaian kegiatan ADWI 2021 sudah melalui beragam tahapan. Mulai dari kurasi berdasarkan penilaian dewan kurator terhadap tujuh kategori penilaian klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data melalui website jadesta.com.

“Mulai dari proses kurasi menjadi 300 besar desa wisata, lalu dikerucutkan menjadi 100 besar desa wisata. Hingga terpilih 50 besar desa wisata terbaik, desa wisata Indonesia Bangkit,” ucapnya.

Baca juga: 9 Desa Wisata di Sumbar Masuk 100 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Ia mengharapkan, melalui ADWI, akan disusun rencana pengembangan desa-desa wisata di seluruh Indonesia oleh Kemenparekraf.

Hal ini terang Sandiaga, untuk mewujudkan desa wisata yang berdaya saing, berkelanjutan dan berkelas dunia untuk Indonesia Bangkit.

Sebelumnya, ada sembilan desa di Sumbar yang masuk 100 besar ADWI 2021. Yaitu, dari Agam ada Desa Wisata Lawang dan Desa Wisata Sungai Batang.

Limapuluh Kota ada Desa Wisata Nagari Wisata Kapalo Banda Taram dan Desa Wisata Saribu Gonjong.

Kemudian, Tanah Datar ada Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu. Padang Panjang diwakili oleh Desa Wisata Kubu Gadang.

Selanjutnya, Desa Wisata Silokek (Sijunjung), Desa Wisata Sanjai (Bukittinggi) dan Desa Wisata Apar (Pariaman).

Baca Juga

Pemkab Tanah Datar Sebut Progres Proyek Sabo Dam Sungai Jambu Capai 12 Persen
Pemkab Tanah Datar Sebut Progres Proyek Sabo Dam Sungai Jambu Capai 12 Persen
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole