3 Ton NaCl Disebar di Langit Kota Padang pada TMC Hari Keempat

3 Ton NaCl Disebar di Langit Kota Padang pada TMC Hari Keempat

Foto: BNPB

Langgam.id – Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) kembali menggelar operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) di wilayah Sumatra Barat, pada Sabtu (18/5). Operasi TMC kali ini dilaksanakan sebanyak tiga sorti dengan durasi penerbangan lebih kurang 6 jam 11 menit. Adapun lokasi penyemaian tersebut dilakukan dengan fokus di wilayah sekitar daerah aliran sungai di lereng Gunung Marapi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, total NaCl yang disemai pada operasi TMC kali ini berjumlah 3.000 kilogram atau 3 ton, yang mana setiap sorti penyemaian dilakukan sebanyak 1.000 kilogram.

“Sorti pertama dilakukan pada pukul 10.21 WIB dengan target penyemaian di sekitar wilayah tenggara hingga timur Kota Padang yakni wilayah Sijunjung dan Solok bagian selatan. Sorti 1 ini dilakukan dengan ketinggian 11.000 kaki,” terangnya, kemarin.

Kemudian, sorti kedua ditargetkan dapat dilaksanakan pada pukul 13.02 WIB, dengan target penyemaian awan di sekitar wilayah Pesisir Selatan yaitu bagian selatan Kota Padang. Penyemaian ini dilakukan di ketinggian 12.500 hingga 13.000 kaki.

Sementara sorti ketiga dilaksanakan pada pukul 15.59 WIB dengan target penyemaian di sekitar wilayah timur laut hingga timur Kota Padang, di ketinggian 11.000 kaki.

Penyemaian yang dilakukan di pagi menjelang siang hingga sore hari ini dikarenakan awan potensi hujan sudah teridentifikasi ketika menjelang siang hari. Hal ini sebagaimana prediksi curah hujan harian dari BMKG di lima wilayah yaitu Pariaman, Padang, Bukittinggi, Batu Sangkar, dan Padang Panjang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sebesar 6,3 sampai 16,6 milimeter per hari.

Operasi TMC kali ini merupakan pelaksanaan TMC hari ke empat sejak 15 Mei 2024, guna mendukung percepatan masa transisi darurat ke pemulihan bencana banjir lahar hujan dan tanah longsor di Sumatra Barat. Adapun total jam terbang kumulatif operasi TMC tersebut sejak 15 hingga 18 Mei 2024 berjumlah 22 jam 23 menit. (*/Yh)


Baca Juga

Menyorot Tambang Emas Ilegal yang Merusak Bentaran Alam Pasaman Barat
Menyorot Tambang Emas Ilegal yang Merusak Bentaran Alam Pasaman Barat
BMKG prediksi sejumlah daerah di Sumbar berpotensi diguyur hujan
Hujan Mengintai Hampir Seluruh Sumbar Hari Ini, Sejumlah Daerah Berpotensi Petir
Temui DPRD, 14 KONI Minta Jadwal Poprov Sumbar Diundur
Temui DPRD, 14 KONI Minta Jadwal Poprov Sumbar Diundur
Kecanduan internet
Ironi Sidang Yogi “Starlink”: Internet yang Dipersoalkan Polisi Ternyata Dipakai Polisi
Kondisi Tambah Kritis, Dua Siswa Diduga Keracunan MBG Pariaman Dirujuk ke M Djamil 
Kondisi Tambah Kritis, Dua Siswa Diduga Keracunan MBG Pariaman Dirujuk ke M Djamil 
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Udara Padang Kembali Memburuk, Pemko Terapkan PJJ Hari Ini