3 Kepala Daerah yang Positif Covid-19 di Sumbar

Langgam.id- Kasus positif Covid-19 di Sumatra Barat semakin meningkat. Jumlah kasus mencapai 1.863 hingga Kamis (27/08/2020).

Penyebaran virus Covid-19 pun telah menyasar kepala daerah di Sumbar. Hingga saat ini sudah 3 kepala daerah yang positif Covid-19.

Mereka adalah Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, dan Wali Kota Solok Zul Elfian.

1. Wakil Wali Kota Payakumbuh

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz dinyatakan positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan sampel yang dirilis pada Rabu (19/8/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal. Menurutnya, wawako terpapar corona karena kontak dengan pasien positif dari Padang. Saat ini, Erwin Yunas sedang menjalani isolasi mandiri.

“Benar positif. Kontak langsung dengan pasien positif dari Padang,” kata Bakhrizal kepada langgam.id, Rabu (19/8/2020).

Baca juga: Wakil Wali Kota Payakumbuh Terpapar Corona, Kontak dengan Pasien Positif di Padang

2. Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dinyatakan positif terpapar covid-19. Hal ini dibenarkan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal.

“Kepala daerah yang positif Covid-19 itu Bapak Ali Mukhni Bupati Padang Pariaman,” kata Jasman dalam keterangan tertulisnya Minggu (23/08/2020).

Kata Jasman, Ali Mukhni terindikasi terpapar corona dari luar daerah Sumbar. Saat ini dia dirawat di Semen Padang Hospital.

Baca juga: Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Positif Corona

3. Wali Kota Solok Zul Elfian

Wali Kota Solok Zul Elfian terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu diketahui setelah hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) keluar Kamis (27/08/2020).

“Berdasarkan hasil swab tes cepat atau yang disebut TCM yang dilakukan oleh pihak RSUD terhadap beliau menunjukan hasil terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Setda Kota Solok, Nurzal Gustim, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2020) malam.

Baca juga: Wali Kota Solok Zul Elfian Positif Covid-19

(ABW/AE)

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar