3 Atlet Panjat Tebing Sumbar Lolos Babak Kualifikasi PON Papua

Panjat tebing sumbar pon

Altel panjat tebing Sumbar berlaga di PON Papua [dok.KONI Sumbar]

Langgam.id – Tiga atlet panjat tebing Sumatra Barat (Sumbar) berhasil lolos pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Senin (27/9/2021).

Atlet Andriko dan Rizki Yusuf yang turun pada nomor lead perorangan putra berhasil maju ke babak semifinal.

Sementara Apriana Nasution melangkah ke babak final dalam kategori boulder perorangan putri.

Andriko lolos ke babak semifinal setelah sukses mendapat poin 12.46 hasil dua kali panjatan di dua line pada nomor tersebut. Dan berada pada rangking 12 dari 30 atlet yang bertanding.

Rizki Yusuf yang juga turun pada nomor yang sama berhasil menduduki rangking 10 dengan total poin 9.37.

Sementara pemanjat unggulan Sumbar Apriana Nasution maju kebabak final setelah berhasil menaklukan dua boulder dengan satu bonus dari lima boulder. Apriana berada pada peringkat empat dari 18 atlet yang bertanding.

Pada babak final, Apriana akan berhadapan dengan lima pemanjat lainnya, yakni dari Jawa Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: Dispora Jelaskan Alasan Kontingan PON Tidak Dilepas Bersamaan

Pelatih Tim Panjat Tebing Sumbar, Gontam Jaya Monang mengapresiasi kerja keras atlet yang turun pada hari pertama pertandingan tersebut.

“Alhamdulillah anak-anak sudah tampil maksimal, mudah-mudahan pada babak berikutnya kami bisa berikan hasil terbaik untuk Sumbar,” kata Monang usai pertandingan.

Dari jadwal yang dirilis panitia, babak semifinal lead perorangan putra akan belangsung pada Senin(4/10/2021). Sementara babak final boulder perorangan putri digelar pada Selasa(5/10/2021).

Diketahui, tim panjat tebing Sumbar berkekuatan enam atlet. Selain tiga nama di atas, tiga atlet lainnya yakni Adtya Putri, Irsyaddul Halim (putra) dan Nita Seprida.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak