212 Merek Beras Diduga Oplosan, Anggota DPR Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Anggota DPR RI Arisal Aziz yang mundur dari Ketua DPW PAN Sumbar. (Dok. Istimewa)

Anggota DPR RI Arisal Aziz yang mundur dari Ketua DPW PAN Sumbar. (Dok. Istimewa)

Langgam.id– Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz mendesak Pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terkait temuan beras oplosan. Ada ratusan merek yang terindikasi mengoplos beras dan sudah beroperasional lebih dari satu tahun.

Hal itu terkuak kala Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Rapat Kerja (Raker) bersama DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2025). Sebanyak 212 merek beras diduga oplosan dan tidak memenuhi standar kualitas, mutu, serta volume yang berlaku. Potensi kerugian negara akibat praktik ini mencapai Rp100 triliun.

“Ini sangat menyedihkan, bagaimana bisa pangan utama bangsa ini yang menjadi hajat hidup orang banyak dioplos oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab? Urusan perut saja yang paling primer masyarakat kita masih kena tipu,” ujar H. Arisal Aziz

Arisal Aziz mendesak permasalahan ini agar cepat terselesaikan dengan mengurai akar permasalahan serta menemukan strategi pencegahan untuk masa yang akan datang. Founder Indah Group ini juga mendukung penuh langkah Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan yang telah menyerahkan temuan ini ke Kapolri dan Jaksa Agung. Menurutnya, langkah hukum harus harus diambil untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Saya yakin dan percaya Kementan dan Pihak Kepolisian bisa segera menyelesaikan perkara ini. Pastikan negara kita bersih dari pemain-pemain kotor di bidang pangan. Para pelaku harus ditindak tegas, tanpa terkecuali,” tegas politisi asal Sumatera Barat ini.

“Ketahanan negara sangat ditentukan oleh ketahanan pangan, jadi sudah seharusnya pemerintah berpihak kepada petani serta konsumen. Jangan sampai ada mafia yang dilindungi,” pungkas Arisal. (*/f)

Tag:

Baca Juga

Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).
Begini Kondisi Dadok Tunggul Hitam Usai Diterjang Banjir
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Banjir Kota Padang, SMPN 41 Padang Masih Dipenuhi Lumpur
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter
Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter
Banjir Masih Rendam Kawasan Maransi Malam Ini
Banjir Masih Rendam Kawasan Maransi Malam Ini