Langgam.id – Sebanyak 25 anak nagari di sekitar wilayah operasional PT Semen Padang mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA) 2026.
Para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan Diploma III (D3) di Politeknik Negeri Padang (PNP). Beasiswa tersebut mencakup Uang Kuliah Tunggal (UKT), uang saku bulanan, serta berbagai biaya dan perlengkapan penunjang pendidikan.
Program BANGSA kini memasuki angkatan ketiga. Program ini ditujukan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu yang tinggal di sekitar wilayah operasional PT Semen Padang.
Para penerima berasal dari seluruh kelurahan di Kecamatan Lubuk Kilangan, empat kelurahan di Kecamatan Pauh yakni Limau Manih, Limau Manih Selatan, Koto Lua dan Lambung Bukit, serta Kelurahan Pampangan di Kecamatan Lubuk Begalung.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan Program BANGSA merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi anak nagari di lingkungan perusahaan.
“Program BANGSA merupakan bentuk komitmen PT Semen Padang terhadap pendidikan anak nagari yang berada di lingkungan perusahaan. Program ini merupakan hasil kerja sama kami dengan Politeknik Negeri Padang dan program ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Semen Padang di bidang pendidikan,” kata Win, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami berharap mereka dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Win juga meminta para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Mereka diharapkan disiplin mengikuti perkuliahan, menjaga semangat belajar, serta meningkatkan kemampuan akademik dan nonakademik.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, mengatakan terdapat perkembangan dalam pilihan program studi pada Program BANGSA angkatan ketiga.
Pada angkatan pertama, beasiswa hanya diberikan untuk Program Studi D3 Teknik Mesin. Pilihan tersebut kemudian diperluas pada angkatan kedua ke Teknik Elektro, Teknik Sipil dan Teknologi Informasi.
“Pada angkatan ketiga ini, Program BANGSA sudah menjangkau berbagai program studi D3 di PNP. Namun, kuota penerima tetap 25 mahasiswa,” kata Hernes.
Selain biaya pendidikan dan perlengkapan kuliah, setiap penerima juga mendapat uang saku hingga Rp1 juta per bulan atau Rp12 juta per tahun.
Pemberian uang saku tersebut mempertimbangkan prestasi akademik mahasiswa. Penerima yang mampu mempertahankan IPK minimal 3,00 mendapat uang saku maksimal Rp1 juta per bulan. Jika IPK di bawah 3,00, besarannya disesuaikan.
“Uang saku ini diberikan agar mereka terpacu untuk meningkatkan prestasi. Selain itu, para penerima pada umumnya berasal dari keluarga kurang mampu atau rumah tangga miskin yang berada di sekitar lingkungan perusahaan,” ujarnya.
Wakil Direktur PNP Bidang Kerja Sama, Ihsan Lumasa, mengatakan 25 penerima Program BANGSA merupakan mahasiswa baru yang telah mengikuti proses penerimaan mahasiswa melalui jalur SNBP, SNBT dan mandiri. Penerima program dipilih berdasarkan hasil SNBP dan SNBT.
Ia mengapresiasi konsistensi PT Semen Padang dalam membantu generasi muda melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Menurutnya, perluasan pilihan program studi pada angkatan ketiga memberikan kesempatan bagi penerima beasiswa untuk memilih bidang pendidikan sesuai minat dan kompetensi.
Berikut 25 penerima Program BANGSA 2026:
- Abdul Rahman – D3 Teknik Elektro
- Haikal Razif – D3 Teknik Listrik
- Rizky Pratama Putra – D3 Teknik Mesin
- Adrian Syahroni – D3 Teknik Komputer
- Revan Fahrezi – D3 Teknik Alat Berat
- Arya Brawijaya – D3 Teknik Listrik
- Muhammad Ahsan Faisal – D3 Teknik Mesin
- Muhammad Fadhilah – D3 Teknik Elektro
- Intan Mutia Rifda – D3 Manajemen Informatika
- Hudaya Mufida – D3 Akuntansi
- Fathir Alzuhri Azhari – D3 Teknik Elektro
- Nurul Faszila Henel – D3 Akuntansi
- Mutia Delfira – D3 Manajemen Informatika
- Rabael Rewindha Farsya – D3 Teknik Sipil
- Ayni Firdayani – D3 Administrasi Niaga
- Muhammad Thoriq – D3 Teknik Mesin
- Adinda Fitria Jhordi – D3 Teknik Listrik
- Daffi Juliansyah – D3 Teknik Listrik
- Dita Khairany Alfarisy – D3 Teknik Alat Berat
- Adisa Afriselfa – D3 Administrasi Niaga
- Muhammad Abdi – D3 Teknik Mesin
- Fadhil Zaky Putra – D3 Teknik Sipil
- Alzevino Maeza – D3 Teknik Mesin
- Muthia Afra – D3 Administrasi Niaga
- Rafly Hidayatullah – D3 Teknik Komputer






