2 Prajurit TNI yang Dikeroyok Rombongan Moge Selesai Jalani Perawatan di RS

2 Prajurit TNI yang Dikeroyok Rombongan Moge Selesai Jalani Perawatan di RS

Suasana proses anggota moge Polres Bukittinggi. (Foto: Dok. TNI AD/tniad.mil.id)

Langgam.id – Dua prajurit TNI yang dikeroyok rombongan komunitas motor gede Harley Davidson Owner Grup (HOG) Siliwangi Bandung mulai berangsur pulih dan selesai menjalani perawatan di Rumah Sakit Tentara TK IV Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar). Abdi negara ini berpangkat Serda yaitu berinisial Y dan M.

Kondisi dua prajurit TNI itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0304 Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dani. Saat ini, dua anak buahnya itu istirahat di kediaman masing-masing.

“Anggota kami sudah keluar dari rumah sakit sejak kemarin. Sekarang istirahat di rumah,” kata Yosip dihubungi langgam.id, Jumat (6/11/2020).

Sebelumnya, prajurit TNI ini menjalani masa perawatan di rumah sakit selama kurang lebih lima hari. Korban diketahui mengalami trauma di bagian kepala akibat tindakan pengeroyokan tersebut.

Seperti diketahui, dari kasus pengeroyokan dan penganiayaan ini pihak kepolisian telah menetap lima anggota komunitas motor gede sebagai tersangka dan dialkukan penahanan badan. Mereka di antaranya berinisial TR alias T (33), HS alias A (48), JAD alias D (26) MS (49) dan B (16).

Tindakan pengeroyokan dan penganiayaan terjadi di Simpang Tarok, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi. Aksi kekerasan yang dilakukan rombongan motor gede itu beredar di media sosial hingga viral dan menuai kecaman. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Sengketa Lahan Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum: Pemko Harusnya Tempuh PK Bukan Kekerasan
Dosen Universitas Fort De Kock Korban Dugaan Kekerasan Dirawat di RS
Dosen Universitas Fort De Kock Korban Dugaan Kekerasan Dirawat di RS
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM