160 Polisi di Padang Jadi Panangkok Pelanggar Protokol Kesehatan

polsek

Ilustrasi Polisi (Foto: Zulfikar/Langgam.id)

Langgam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang membentuk satuan khusus yang bertugas untuk melakukan penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan covid-19 di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Satuan ini diberi nama Tim Panangkok Pelanggar Prokes Covid-19.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir mengatakan, satuan khusus tersebut berjumlah 160 personel. Para personel ini tergabung dalam penegakan operasi yustisi bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Tujuannya supaya pelanggar-pelanggar Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Nomor 6 tahun 2020 yang sudah diregistrasi di Kemendagri bisa diterapkan. Seperti sanksi administratif, denda nanti, kerja sosial atau penegakan hukum,” ujarnya dihubungi langgam.id, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Kenaikan Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir, Sumbar 5 Besar Nasional

Imran mengungkapkan dalam penegakan hukum ini merupakan tugas kepolisian. Nantinya, akan ada upaya pihak kepolisian untuk menindak apabila adanya rangkaian kegiatan yang melanggar protokol kesehatan covid-19 termsuk kegiatan kampanye Pilkada 2020 yang mengundang keramaian massa. Dalam aturan, bagi pelanggar bisa dikenakan undangan-undang karantina.

“Contohnya seperti kejadian yang di Tegal, itu kan diberlakukan undang-undang karantina, tidak pakai Perda lagi. Kalau ada konser, menyangkut Pilkada, mereka berkerumun dan adakan konser kami bisa proses dengan undang-undang karantina,” tegasnya.

Seperti diketahui, Kota Padang masih berstatus zona merah atau resiko tingkat penular Covid-19 cukup tinggi. Operasi yustisi seperti razia bagi masyarakat yang tidak memakai masker telah sering dilakukan tim gabungan. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas