1,5 Tahun Dirawat Warga, Seekor Musang Bulan Diserahkan ke Kebun Binatang Bukittinggi

1,5 Tahun Dirawat Warga, Seekor Musang Bulan Diserahkan ke Kebun Binatang Bukittinggi

Musang bulan diserahkan ke BKSDA Bukittinggi. (foto: KW/langgam.id)

Langgam.id – Seorang warga Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, menyerahkan musang bulan kesayangannya ke Taman Marga Satwa Budaya Bukittinggi. Hewan dengan nama latin paguma larvata itu diserahkan lewat bantuan BKSDA.

Pemilik Musang, Suryadi (75) mengatakan musang tersebut ia dapatkan tidak jauh dari rumahnya dan saat itu masih kecil. Kemudian hewan itu dipelihara sampai besar hingga berusia kurang lebih 1,5 tahun.

“Musang ini sudah dari kecil kami rawat,” kata Suryadi.

Dia akhirnya berniat menyerahkan musang tersebut ke kebun binatang. Saat tiba di Bukittinggi, ia langsung menemui pihak BKSDA Bukittinggi untuk menyampaikan niatnya.

“Kami hendak menyerahkan ke kebun binatang dan langsung bertemu dengan pihak BKSDA,” jelasnya.

Kepala BKSDA Bukittinggi, Ciko membenarkan pihaknya telah menjemput musang bulan itu. Dia mengatakan hewan tersebut dalam kondisi sehat.

“Setiba di lokasi, kami melihat musang tersebut dalam keadaan sehat dan langsung dibawa ke Taman Marga Satwa Budaya Bukittinggi untuk dirawat,” ungkap Ciko. (*KW/ABW)

Baca Juga

Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock