10 Warga Kota Pariaman Ikuti Diklat Kompetensi di BBPLK Bandung

10 Warga Kota Pariaman Ikuti Diklat Kompetensi di BBPLK Bandung

Warga Pariaman ikuti Diklat di Balai Besar Pengembangan dan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung, Jawa Barat. (Humas Pemko Pariaman)

Langgam.id- Sebanyak 10 warga Kota Pariaman menjadi peserta pendidikan dan pelatihan Kompetensi di Balai Besar Pengembangan dan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Pariaman Alfian Harun setelah acara pelepasan di Halaman Mall Pelayanan Publik Kota Pariaman, Minggu (02/02/2020)

Pelatihan ini dilaksanakan sejak 3 Februari 2020 hingga 15 April 2020 di BBPLK Bandung dengan sistem boarding atau diinapkan. Semua anggaran biaya berasal dari anggaran kegiatan BBPLK Bandung.

“Kota Pariaman satu-satunya daerah di Sumbar yang mendapatkan kuota untuk mengikuti pelatihan ini. Peserta dari Kota Pariaman ini terdiri dari 9 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, dan masing-masing mengikuti kompetensi sesuai minat dan bakat dari peserta,” ujarnya.

Kata dia, adapun kompetensi yang diikuti antara lain, otomotif sebanyak 4 orang, manufaktur sebanyak 5 orang, dan pendingin sebanyak 1 orang.

Ia mengatakan, setiap warga diberi kesempatan untuk bergabung dan mengikuti magang ke beberapa perusahaan yang telah melakukan kerjasama dengan Pemko Pariaman. Ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran di Kota Pariaman.

“Peserta magang kali ini sebelumnya telah diseksi mulai hari Kamis (23/01) sampai Sabtu (25/01). Seleksi yang dilakukan adalah seleksi administrasi, tertulis dan wawancara. Untuk wawancara dilakukan langsung oleh pihak BBPLK Bandung,” ujarnya.

Sebelum dinyatakan lulus dan berhasil mengikuti diklat kompentensi di Bandung, kata dia, peserta tetap melakukan pendaftaran terlebih dahulu secara online lewat aplikasi Sisnaker. Ini merupakan salah satu aplikasi yang dikelola langsung Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Lalu, setelah batas waktu yang ditentukan, pihak Pemko Pariaman memfasilitasi BBPLK Bandung untuk menyeleksi peserta tersebut di Kota Pariaman.

“Kami Pemko Pariaman selanjutnya memfasilitasi BBPLK Bandung untuk melakukan seleksi. Hubungi peserta dan tentukan dimana akan dilakukan tes tertulis dan wawancara. Mulai dari pendaftaran sampai dinyatakan lulus dan diberangkatkan, peserta tidak dipungut biaya karena semuanya sudah ditanggung pihak BBPLK Bandung, “ ujarnya.

Ia berpesan kepada peserta untuk menjaga nama baik Kota Pariaman, berprilaku sopan, saling bekerja sama dan jaga kesehatan. Disiplin dengan waktu, sesuaikan diri dengan lingkungan, serta ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, agar setelah kembali nanti bisa dimanfaatkan untuk peluang kerja bagi para peserta. (Inforial)

Baca Juga

Kondisi Siswa MTsN 1 Pariaman Usai Diduga Keracunan MBG: Emosi Tidak Stabil, Sering Melamun
Kondisi Siswa MTsN 1 Pariaman Usai Diduga Keracunan MBG: Emosi Tidak Stabil, Sering Melamun
Lagi, 1 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG Dirujuk ke RS M Djamil
Lagi, 1 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG Dirujuk ke RS M Djamil
Setubuhi Anak Bawah Umur, Pria di Sawahlunto Ditangkap Polisi
Residivis Kasus Narkoba di Pariaman Kembali Ditangkap, Polisi Sita 8 Paket Sabu
Sampel MBG Pemicu Dugaan Keracunan Ratusan Siswa di Pariaman Diperiksa di BBPOM
Sampel MBG Pemicu Dugaan Keracunan Ratusan Siswa di Pariaman Diperiksa di BBPOM
123 Siswa Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Pasir Pauh Pariaman Dihentikan Sementara
123 Siswa Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Pasir Pauh Pariaman Dihentikan Sementara
Korban Dugaan Keracunan MBG di MTsN 1 Pauh Pariaman Bertambah Jadi 123 Siswa
Korban Dugaan Keracunan MBG di MTsN 1 Pauh Pariaman Bertambah Jadi 123 Siswa